Kisah Shine 1

12 Maret 2009 at 14:39 (My Family)

Begitu saya ketahuan hamil pada tahun 2000, saya dan suami sangat senang karena akhirnya Tuhan yang baik akan menganugerahkan seorang anak dalam rumah tangga kami, sehingga kami langsung memastikan kehamilan tersebut ke RS. Mitra Internasional (dhl. Mitra Keluarga) Jatinegara Jakarta, dan ditangani oleh dr. Frans Putuhena. Waktu umur kehamilan saya 2 bulan, saya demam dan timbul bercak-bercak merah yang saya periksakan ke dokter UGD RS Mitra, karena pada saat itu dokter Frans sedang tidak praktek, yang oleh dokter tersebut saya terkena campak. Tiga minggu kemudian ketika saya periksa hamil ke dokter kandungan (sesuai jadwal), saya ceritakan bahwa saya kena campak, dr. Frans menyarankan untuk test darah untuk rubella (campak jerman). Hasil test darah menunjukkan positif terinveksi rubella, dan dr. Frans memberikan pilihan kepada saya dan suami apakah dilakukan aborsi atau meneruskan kehamilan dengan risiko anaknya nanti cacat. Saya dan suami ambil sikap untuk tetap mempertahankan kandungan dan mencoba untuk tabah dan menerima dengan ikhlas pemberian Tuhan, karena kami sangat menyayangi calon anak kami ini.

Akhirnya setelah melewati perjuangan yang cukup berat dalam melahirkan (karena perlu diinduksi lewat pemasangan balon dan suntikan) pada tanggal 29 Juni 2001 pukul 09.35 WIB, anak saya lahir dengan berat 2,8 kg dan panjang 48 cm di RS. Mitra, dan kami memberikan nama Shine Petra dipanggil Shine. Pada saat lahir fisiknya sehat dan normal dengan kulitnya yang kemerahan dan matanya yang besar. Bagi kami orangtuanya Shine merupakan bayi mujijat dan anugerah yang begitu besar dari Tuhan. Setelah lahir dokter lalu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh yaitu USG otak, mata dan pendengaran. Hasil pemeriksaan walaupun kami sebelumya telah diberitahu oleh dokter Frans, tetapi tetap membuat kami terkejut. Hasil pemeriksaan dokter adalah: Shine tuna rungu karena syaraf pendengaran tidak nyambung ke otak (teputus), mata sebelah kanan katarak sehigga tidak bisa melihat, tetapi mata sebelah kiri bagus. Tapi hasil diagnosa dokter tersebut tidak membuat kasih sayang kami pada Shine terganggu, dan bagi kami dia tetap anak mujijat dan anugerah terbesar dari Tuhan pada keluarga kami.

Khusus untuk mata kanannya yang katarak, telah dilakukan operasi pengangkatan katarak di RS Mata Aini oleh dr. Lumongga, saat Shine masih berumur 3 bulan. Menurut dokter tersebut harus dilakukan terapi untuk memulihkan matanya yang telah dioperasi yaitu dengan cara menutup mata kiri yang bagus, sehingga mata kanan yang katarak dipaksa untuk melihat, dengan kaca mata katarak yang cukup tebal lensanya. Mengingat usia Shine masih kecil maka hal tersebut mustahil untuk dilakukan, akhirnya dokter mengatakan tanpa terapi tersebut mata Shine tidak akan bisa sembuh/melihat, dan karena dia masih punya mata kiri yang bisa melihat, maka Shine bisa memanfaatkan mata kirinya untuk melakukan aktivitasnya. Apa guna operasi katarak tersebut ya? Demikian pertanyaan yang timbul dalam benak saya.

Selain masalah mata, Shine ternyata juga menderita sedikit penyempitan di Jantung, sehingga kami membawanya kepada Prof. Dr. Bambang Madyanto, dokter spesialis anak, jantung dan kardiologi. Beliau mengusulkan untuk dilakukan EKG (entah apalah namanya, yang jelas peralatan dan kabel-kabel ditempel didada, dibadan dan ditangan) di klinik Tumbuh kembang RSCM, dan berdasarkan hasil EKG tersebut beliau berpendapat penyempitan jantung Shine tersebut tidak parah dan tidak perlu dilakukan operasi. Puji tuhan, kan kasihan Shine kalau harus dioperasi lagi. Kami sangat bersyukur karena Shine merupakan anak yang kuat dan tidak cengeng, saat ini Shine telah berumur 7 tahun lebih, dan sangat cerewet dalam kekurangannya. Mama dan papa salut dan sangat sayang padamu, nak! Semoga hidupmu bisa bermanfaat bagi orang lain.

Peluk Cium,

MAMA

Permalink 21 Komentar

“KISAH ALERGI HIDUP”

11 Maret 2009 at 16:43 (Spiritual)

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : “Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan.. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati”.. Sang Guru tersenyum : “Oh, kamu sakit”. Jawabnya: “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati”. Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang
Guru meneruskan : “Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama “Alergi Hidup”. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yangbertentangan dengan norma kehidupan.


Hidup ini berjalan terus.
Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya
kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit.
Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.


Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng.


Apa sih yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita”.
“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku”, kata sang Guru. “Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh.. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi”, pria itu menolak tawaran sang
Guru.

Guru bertanya: “Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”. “Ya, memang saya sudah bosan hidup”, jawab pria itu lagi. “Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini… Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok
jam delapan mal
am kau akan mati dengan tenang”. Kini, giliran pria itu menjadi bingung.


Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh sang Guru tadi.


Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari
segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan
manis.

Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu” . Sekali lagi, karena
malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan
pagi.

Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : “Sayang, apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang”.

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka pun langsung berubah.
Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat
yang berbeda.


Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri
yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu”. Anak-anak pun tidak ingin
ketinggalan : “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami”.


Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ? Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh”.


Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan.Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan
jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan.

Itulah jalan menuju ketenangan”. Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam
kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP!

Permalink 2 Komentar

RENCANA TUHAN INDAH PADA WAKTUNYA

11 Maret 2009 at 13:08 (Spiritual)

Ada seorang anak laki-laki yang berambisi bahwa Suatu hari nanti ia akan menjadi jenderal Angkatan Darat. Anak itu pandai dan memiliki ciri-ciri yang lebih daripada cukup untuk dapat membawa nya kemanapun ia mau.

Untuk itu ia bersyukur kepada Tuhan, oleh karena ia adalah seorang anak yang takut akan Tuhan dan ia selalu berdoa agar supaya suatu hari nanti impiannya itu akan menjadi kenyataan.

Sayang sekali, ketika saatnya tiba baginya untuk bergabung dengan Angkatan Darat, ia ditolak oleh karena memiliki telapak kaki rata. Setelah berulang kali berusaha, ia kemudian melepaskan hasratnya untuk menjadi jenderal dan untuk hal itu ia mempersalahkan Tuhan yang tidak menjawab doanya. Ia merasa seperti berada seorang diri, dengan perasaan yang kalah, dan di atas segalanya, rasa amarah yang belum pernah dialaminya sebelumnya. Amarah yang mulai ditujukannya terhadap Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan ada, namun tidak mempercayaiNya lagi sebagai seorang sahabat, tetapi sebagai seorang tiran (penguasa yang lalim). Ia tidak pernah lagi berdoa atau melangkahkan kakinya ke dalam gereja. Ketika orang-orang seperti biasanya berbicara tentang Tuhan yang Maha Pengasih, maka ia akan mengejek dan menanyakan pertanyaan-pertanya an rumit yang akan membuat orang-orang percaya itu kebingungan.

Ia kemudian memutuskan untuk masuk perguruan tinggi dan menjadi dokter.
Dan begitulah, ia menjadi dokter dan beberapa tahun kemudian menjadi seorang ahli bedah yang handal. Ia menjadi pelopor di dalam pembedahan yang berisiko tinggi dimana pasien tidak memiliki kemungkinan hidup lagi apabila tidak ditangani oleh ahli bedah muda ini. Sekarang, semua pasiennya memiliki kesempatan, suatu hidup yang baru. Selama bertahun-tahun, ia telah menyelamatkan beribu-ribu jiwa, baik anak-anak maupun orang dewasa. Para orang tua sekarang dapat tinggal dengan berbahagia bersama dengan putra atau putri mereka yang dilahirkan kembali, dan para ibu yang sakit parah sekarang masih dapat mengasihi keluarganya. Para ayah yang hancur hati oleh karena tak seorangpun yang dapat memelihara keluarganya setelah kematiannya, telah diberikan kesempatan baru. Setelah ia menjadi lebih tua maka ia melatih para ahli bedah lain yang bercita-cita tinggi dengan tekhnik bedah barunya, dan lebih banyak lagi jiwa yang diselamatkan.

Pada suatu hari ia menutup matanya dan pergi menjumpai Tuhan. Di situ, masih penuh dengan kebencian, pria itu bertanya kepada Tuhan mengapa doa-doanya tidak pernah dijawab, dan Tuhan berkata, “Pandanglah ke langit, anakKu, dan lihatlah impianmu menjadi kenyataan.” Di sana, ia dapat melihat dirinya sendiri sebagai seorang anak laki-laki yang berdoa untuk bisa menjadi seorang prajurit. Ia melihat dirinya masuk Angkatan Darat dan menjadi prajurit. Di sana ia sombong dan ambisius, dengan pandangan mata yang seakan-akan berkata bahwa suatu hari nanti ia akan memimpin sebuah resimen. Ia kemudian dipanggil untuk mengikuti peperangannya yang pertama, akan tetapi ketika ia berada di kamp di garis depan, sebuah bom jatuh dan membunuhnya. Ia dimasukkan ke dalam peti kayu untuk dikirimkan kembali kepada keluarganya. Semua ambisinya kini hancur berkeping-keping saat orang tuanya menangis dan terus menangis.


Lalu Tuhan berkata, “Sekarang lihatlah bagaimana rencanaKu telah terpenuhi sekalipun engkau tidak setuju.” Sekali lagi ia memandang ke langit. Di sana ia memperhatikan kehidupannya, hari demi hari dan berapa banyak jiwa yang telah diselamatkannya. Ia melihat senyum di wajah pasiennya dan di wajah anggota keluarganya dan kehidupan baru yang telah diberikannya kepada mereka dengan menjadi seorang ahli bedah.
Kemudian di antara para pasiennya, ia melihat seorang anak laki-laki yang juga memiliki impian untuk menjadi seorang prajurit kelak, namun sayangnya dia terbaring sakit. Ia melihat bagaimana ia telah menyelamatkan nyawa anak laki-laki itu melalui pembedahan yang dilakukannya. Hari ini anak laki-laki itu telah dewasa dan menjadi seorang jenderal. Ia hanya dapat menjadi jenderal setelah ahli bedah itu menyelamatkan nyawanya.

Sampai di situ, Ia tahu bahwa Tuhan ternyata selalu berada bersama dengannya. Ia mengerti bagaimana Tuhan telah memakainya sebagai alatNya untuk menyelamatkan beribu-ribu jiwa, dan memberikan masa depan kepada anak laki-laki yang ingin menjadi prajurit itu. (Diambil dari Inspirational Christian Stories oleh Vincent Magro-Attard)

Untuk dapat melihat kehendak Tuhan digenapkan di dalam hidup anda, anda harus mengikuti Tuhan dan bukan mengharapkan Tuhan yang mengikuti anda.
(Dave Meyer, Life In The Word, Juni 1997)

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya…. ” (Pengkotbah 3:11)

Apa yang kau alami kini, mungkin tak dapat engkau mengerti, Satu hal tanamkan di hati, indah semua yang Tuhan beri.

Tuhan-mu, tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti, Cobaan yang engkau alami takkan melebihi kekuatanmu.

Kamis, 07 Agustus 2008 17:33 tinu

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Mau Mobil Apa ?

11 Maret 2009 at 07:55 (Uncategorized)

Anda mau beli mobil apa? Anda mau cari yang lega, irit, tinggi harga jual kembalinya, atau gagah, berkasta tinggi, menarik perhatian semua orang? Semua ada disini.

PALING IRIT

Mobil-mobil berikut ini dijamin ramah pada dompet. Entah karena mesin hybrid atau settingan mesinnya. Pokoknya irit :D

1. Toyota Prius 2000 cc, bermesin hybrid (listrik dan bensin) 1 : 20,41 km (1 liter untuk 20,41 km)

2. SmartForTwo Convertible/Coupe 1000 cc, 3 silinder, A/T 1 : 17,43 km

3. Mazda MX-5 2000 cc, 4 silinder, M/T 1 : 11,48 km

4. Mini Cooper 1600 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,45 – 15,73 km

5. Toyota Yaris 1500 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,48 – 15,31 km

6. Honda Civic Hybrid 1300 cc, 4 silinder, A/T 1 : 19,13 km

7. Toyota Corolla 1800 cc, 4 silinder, M/T 1 : 15,73 km

8. Nissan Versa 1800 cc, 4 silinder, M/T 1 : 13,18 km

9. Honda Jazz/Fit 1500 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,45 km

PALING BOROS

Daftar yang satu ini hanya khusus buat orang-orang kaya yang tidak peduli harga BBM. Mereka biasanya mencari kemewahan, penampilan, tenaga, dan style, meski mesinnya boros luar biasa. Membeli mobil-mobil ini berarti tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan masa depan bumi :D

1. Lamborghini Murcielago 6500 cc, 12 silinder, M/T 1 : 3,4 km

2. Aston Martin D89 5900 cc, 12 silinder, M/T 1 : 4,25 km

3. Bentley Continental GTC 6000 cc, 12 silinder, A/T 1 : 4,25 km

4. Bentley Azure 6700 cc, 12 silinder, A/T 1 : 3,83 km

5. Ferrari 612 Scaglietti 5700 cc, 12 silinder, A/T 1 : 3,83 km

6. Bentley Arnage RL 6700 cc, 8 silinder, A/T 1 : 3,83 km

7. Audi S4 Avant 4200 cc, 8 silinder, M/T 1 : 5,53 km

8. Mercedes-Benz E63 AMG 6200 cc, 8 silinder, A/T 1 : 5,1 km

PALING MAHAL

Kalau saja uang bukan masalah besar untuk anda, pilihan apa yang tersedia? Kalau hanya harga paling mahal saja yang jadi ukuran, garasi rumah kita akan penuh dengan Bentley dan Rolls-Royce. Jadi kami menyajikan sejumlah pilihan lain di luar 2 merek itu. Harga yang tercantum di bawah ini adalah sebelum pajak barang mewah dan pajak-pajak lainnya, yang di Indonesia bias melipatdua atau melipattigakan harga awalnya di luar negeri :D

1. Pagani Zonda C125 Speed : 321 km/jam,Rp.3,7 Milyar

2. Spyker C-8 Double 12 4000 cc V-8, 620 hp,Rp.3,2 Milyar

3. Bentley Azure Convertible Mulliner 6750 cc V-8, A/T,Rp.3,7 Milyar

4. Mercedes-Benz CL 600 5500 cc V-12,Rp.1,2 Milyar

5. Lamborghini Gallardo Coupe 5000 cc V-10,Rp.1,8 Milyar

6. Porsche 911 Turbo Cabriolet 3600 cc, 6 silinder,Rp.1,6 Milyar

7. Aston Martin D89 5900 cc, 12 silinder,Rp. 1,9 Milyar

PALING SEXY

1. Lamborghini Murcielago Roadster Rp.3,1 Milyar

2. Cadilac Escalade Rp.600 juta

3. Chevrolet Corvette Convertible Rp.550 juta

4. Honda Element Rp.200 juta

5. Cadilac CTS Rp.250 juta

6. Saturn Sky Rp.210 juta

7. Dodge Ram Power Wagon Rp.370 juta

8. Rolls-Royce Phantom Rp.3,3 Milyar

Mobil Terlaris Di Dunia

  1. Toyota
  2. General Motors
  3. Ford
  4. VolksWagen
  5. Honda
  6. Peugeot
  7. Citroen
  8. Nissan
  9. Chrysler
  10. Renault
  11. Hyundai
  12. Fiat
  13. Suzuki
  14. Daimler
  15. Mazda
  16. KIA

Sumber : 3636 Lifestyle Magz

Permalink Komentar Dinonaktifkan pada Mau Mobil Apa ?

Shine

20 Maret 2014 at 16:56 (Uncategorized)

Shine

Shine bersama kakak Sarah & Artis Sinentron, September 2011 di Bandara Kualanamu Medan

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Ancol

20 Maret 2014 at 16:51 (Uncategorized)

Shine, Taman Impian Jaya Ancol, HUT BNI Juni 2013

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Ancol

20 Maret 2014 at 16:50 (Uncategorized)

Ancol

Argha & Anggi, HUT BNI Taman Impian Jaya Ancol, Juni 2013

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Makan

20 Maret 2014 at 16:41 (Uncategorized)

Makan

Shine & Ragha, April 2013

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Anggi

20 Maret 2014 at 16:37 (Uncategorized)

Anggi

Anggi, September 2013

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

HUT

20 Maret 2014 at 16:34 (Uncategorized)

HUT

HUT Argha ke-5, Mei 2013

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Anggi

20 Maret 2014 at 16:23 (Uncategorized)

Anggi

Anggi, November 2011

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Argha

20 Maret 2014 at 16:06 (My Family, Uncategorized)

Argha, Oktober 2011

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Shine & Argha

20 Maret 2014 at 16:01 (Uncategorized)

Shine & Argha, April 2011

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

cimg1510.jpg

20 Maret 2014 at 15:58 (Uncategorized)

Argha lomba makan kerupuk, April 2011

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.