Kisah Shine 1

12 Maret 2009 at 14:39 (My Family)

Begitu saya ketahuan hamil pada tahun 2000, saya dan suami sangat senang karena akhirnya Tuhan yang baik akan menganugerahkan seorang anak dalam rumah tangga kami, sehingga kami langsung memastikan kehamilan tersebut ke RS. Mitra Internasional (dhl. Mitra Keluarga) Jatinegara Jakarta, dan ditangani oleh dr. Frans Putuhena. Waktu umur kehamilan saya 2 bulan, saya demam dan timbul bercak-bercak merah yang saya periksakan ke dokter UGD RS Mitra, karena pada saat itu dokter Frans sedang tidak praktek, yang oleh dokter tersebut saya terkena campak. Tiga minggu kemudian ketika saya periksa hamil ke dokter kandungan (sesuai jadwal), saya ceritakan bahwa saya kena campak, dr. Frans menyarankan untuk test darah untuk rubella (campak jerman). Hasil test darah menunjukkan positif terinveksi rubella, dan dr. Frans memberikan pilihan kepada saya dan suami apakah dilakukan aborsi atau meneruskan kehamilan dengan risiko anaknya nanti cacat. Saya dan suami ambil sikap untuk tetap mempertahankan kandungan dan mencoba untuk tabah dan menerima dengan ikhlas pemberian Tuhan, karena kami sangat menyayangi calon anak kami ini.

Akhirnya setelah melewati perjuangan yang cukup berat dalam melahirkan (karena perlu diinduksi lewat pemasangan balon dan suntikan) pada tanggal 29 Juni 2001 pukul 09.35 WIB, anak saya lahir dengan berat 2,8 kg dan panjang 48 cm di RS. Mitra, dan kami memberikan nama Shine Petra dipanggil Shine. Pada saat lahir fisiknya sehat dan normal dengan kulitnya yang kemerahan dan matanya yang besar. Bagi kami orangtuanya Shine merupakan bayi mujijat dan anugerah yang begitu besar dari Tuhan. Setelah lahir dokter lalu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh yaitu USG otak, mata dan pendengaran. Hasil pemeriksaan walaupun kami sebelumya telah diberitahu oleh dokter Frans, tetapi tetap membuat kami terkejut. Hasil pemeriksaan dokter adalah: Shine tuna rungu karena syaraf pendengaran tidak nyambung ke otak (teputus), mata sebelah kanan katarak sehigga tidak bisa melihat, tetapi mata sebelah kiri bagus. Tapi hasil diagnosa dokter tersebut tidak membuat kasih sayang kami pada Shine terganggu, dan bagi kami dia tetap anak mujijat dan anugerah terbesar dari Tuhan pada keluarga kami.

Khusus untuk mata kanannya yang katarak, telah dilakukan operasi pengangkatan katarak di RS Mata Aini oleh dr. Lumongga, saat Shine masih berumur 3 bulan. Menurut dokter tersebut harus dilakukan terapi untuk memulihkan matanya yang telah dioperasi yaitu dengan cara menutup mata kiri yang bagus, sehingga mata kanan yang katarak dipaksa untuk melihat, dengan kaca mata katarak yang cukup tebal lensanya. Mengingat usia Shine masih kecil maka hal tersebut mustahil untuk dilakukan, akhirnya dokter mengatakan tanpa terapi tersebut mata Shine tidak akan bisa sembuh/melihat, dan karena dia masih punya mata kiri yang bisa melihat, maka Shine bisa memanfaatkan mata kirinya untuk melakukan aktivitasnya. Apa guna operasi katarak tersebut ya? Demikian pertanyaan yang timbul dalam benak saya.

Selain masalah mata, Shine ternyata juga menderita sedikit penyempitan di Jantung, sehingga kami membawanya kepada Prof. Dr. Bambang Madyanto, dokter spesialis anak, jantung dan kardiologi. Beliau mengusulkan untuk dilakukan EKG (entah apalah namanya, yang jelas peralatan dan kabel-kabel ditempel didada, dibadan dan ditangan) di klinik Tumbuh kembang RSCM, dan berdasarkan hasil EKG tersebut beliau berpendapat penyempitan jantung Shine tersebut tidak parah dan tidak perlu dilakukan operasi. Puji tuhan, kan kasihan Shine kalau harus dioperasi lagi. Kami sangat bersyukur karena Shine merupakan anak yang kuat dan tidak cengeng, saat ini Shine telah berumur 7 tahun lebih, dan sangat cerewet dalam kekurangannya. Mama dan papa salut dan sangat sayang padamu, nak! Semoga hidupmu bisa bermanfaat bagi orang lain.

Peluk Cium,

MAMA

Permalink 12 Komentar

Mau Mobil Apa ?

11 Maret 2009 at 07:55 (Uncategorized)

Anda mau beli mobil apa? Anda mau cari yang lega, irit, tinggi harga jual kembalinya, atau gagah, berkasta tinggi, menarik perhatian semua orang? Semua ada disini.

PALING IRIT

Mobil-mobil berikut ini dijamin ramah pada dompet. Entah karena mesin hybrid atau settingan mesinnya. Pokoknya irit :D

1. Toyota Prius 2000 cc, bermesin hybrid (listrik dan bensin) 1 : 20,41 km (1 liter untuk 20,41 km)

2. SmartForTwo Convertible/Coupe 1000 cc, 3 silinder, A/T 1 : 17,43 km

3. Mazda MX-5 2000 cc, 4 silinder, M/T 1 : 11,48 km

4. Mini Cooper 1600 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,45 – 15,73 km

5. Toyota Yaris 1500 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,48 – 15,31 km

6. Honda Civic Hybrid 1300 cc, 4 silinder, A/T 1 : 19,13 km

7. Toyota Corolla 1800 cc, 4 silinder, M/T 1 : 15,73 km

8. Nissan Versa 1800 cc, 4 silinder, M/T 1 : 13,18 km

9. Honda Jazz/Fit 1500 cc, 4 silinder, A/T dan M/T 1 : 14,45 km

PALING BOROS

Daftar yang satu ini hanya khusus buat orang-orang kaya yang tidak peduli harga BBM. Mereka biasanya mencari kemewahan, penampilan, tenaga, dan style, meski mesinnya boros luar biasa. Membeli mobil-mobil ini berarti tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan masa depan bumi :D

1. Lamborghini Murcielago 6500 cc, 12 silinder, M/T 1 : 3,4 km

2. Aston Martin D89 5900 cc, 12 silinder, M/T 1 : 4,25 km

3. Bentley Continental GTC 6000 cc, 12 silinder, A/T 1 : 4,25 km

4. Bentley Azure 6700 cc, 12 silinder, A/T 1 : 3,83 km

5. Ferrari 612 Scaglietti 5700 cc, 12 silinder, A/T 1 : 3,83 km

6. Bentley Arnage RL 6700 cc, 8 silinder, A/T 1 : 3,83 km

7. Audi S4 Avant 4200 cc, 8 silinder, M/T 1 : 5,53 km

8. Mercedes-Benz E63 AMG 6200 cc, 8 silinder, A/T 1 : 5,1 km

PALING MAHAL

Kalau saja uang bukan masalah besar untuk anda, pilihan apa yang tersedia? Kalau hanya harga paling mahal saja yang jadi ukuran, garasi rumah kita akan penuh dengan Bentley dan Rolls-Royce. Jadi kami menyajikan sejumlah pilihan lain di luar 2 merek itu. Harga yang tercantum di bawah ini adalah sebelum pajak barang mewah dan pajak-pajak lainnya, yang di Indonesia bias melipatdua atau melipattigakan harga awalnya di luar negeri :D

1. Pagani Zonda C125 Speed : 321 km/jam,Rp.3,7 Milyar

2. Spyker C-8 Double 12 4000 cc V-8, 620 hp,Rp.3,2 Milyar

3. Bentley Azure Convertible Mulliner 6750 cc V-8, A/T,Rp.3,7 Milyar

4. Mercedes-Benz CL 600 5500 cc V-12,Rp.1,2 Milyar

5. Lamborghini Gallardo Coupe 5000 cc V-10,Rp.1,8 Milyar

6. Porsche 911 Turbo Cabriolet 3600 cc, 6 silinder,Rp.1,6 Milyar

7. Aston Martin D89 5900 cc, 12 silinder,Rp. 1,9 Milyar

PALING SEXY

1. Lamborghini Murcielago Roadster Rp.3,1 Milyar

2. Cadilac Escalade Rp.600 juta

3. Chevrolet Corvette Convertible Rp.550 juta

4. Honda Element Rp.200 juta

5. Cadilac CTS Rp.250 juta

6. Saturn Sky Rp.210 juta

7. Dodge Ram Power Wagon Rp.370 juta

8. Rolls-Royce Phantom Rp.3,3 Milyar

Mobil Terlaris Di Dunia

  1. Toyota
  2. General Motors
  3. Ford
  4. VolksWagen
  5. Honda
  6. Peugeot
  7. Citroen
  8. Nissan
  9. Chrysler
  10. Renault
  11. Hyundai
  12. Fiat
  13. Suzuki
  14. Daimler
  15. Mazda
  16. KIA

Sumber : 3636 Lifestyle Magz

Permalink Komentar Dimatikan

RENCANA TUHAN INDAH PADA WAKTUNYA

11 Maret 2009 at 13:08 (Spiritual)

Ada seorang anak laki-laki yang berambisi bahwa Suatu hari nanti ia akan menjadi jenderal Angkatan Darat. Anak itu pandai dan memiliki ciri-ciri yang lebih daripada cukup untuk dapat membawa nya kemanapun ia mau.

Untuk itu ia bersyukur kepada Tuhan, oleh karena ia adalah seorang anak yang takut akan Tuhan dan ia selalu berdoa agar supaya suatu hari nanti impiannya itu akan menjadi kenyataan.

Sayang sekali, ketika saatnya tiba baginya untuk bergabung dengan Angkatan Darat, ia ditolak oleh karena memiliki telapak kaki rata. Setelah berulang kali berusaha, ia kemudian melepaskan hasratnya untuk menjadi jenderal dan untuk hal itu ia mempersalahkan Tuhan yang tidak menjawab doanya. Ia merasa seperti berada seorang diri, dengan perasaan yang kalah, dan di atas segalanya, rasa amarah yang belum pernah dialaminya sebelumnya. Amarah yang mulai ditujukannya terhadap Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan ada, namun tidak mempercayaiNya lagi sebagai seorang sahabat, tetapi sebagai seorang tiran (penguasa yang lalim). Ia tidak pernah lagi berdoa atau melangkahkan kakinya ke dalam gereja. Ketika orang-orang seperti biasanya berbicara tentang Tuhan yang Maha Pengasih, maka ia akan mengejek dan menanyakan pertanyaan-pertanya an rumit yang akan membuat orang-orang percaya itu kebingungan.

Ia kemudian memutuskan untuk masuk perguruan tinggi dan menjadi dokter.
Dan begitulah, ia menjadi dokter dan beberapa tahun kemudian menjadi seorang ahli bedah yang handal. Ia menjadi pelopor di dalam pembedahan yang berisiko tinggi dimana pasien tidak memiliki kemungkinan hidup lagi apabila tidak ditangani oleh ahli bedah muda ini. Sekarang, semua pasiennya memiliki kesempatan, suatu hidup yang baru. Selama bertahun-tahun, ia telah menyelamatkan beribu-ribu jiwa, baik anak-anak maupun orang dewasa. Para orang tua sekarang dapat tinggal dengan berbahagia bersama dengan putra atau putri mereka yang dilahirkan kembali, dan para ibu yang sakit parah sekarang masih dapat mengasihi keluarganya. Para ayah yang hancur hati oleh karena tak seorangpun yang dapat memelihara keluarganya setelah kematiannya, telah diberikan kesempatan baru. Setelah ia menjadi lebih tua maka ia melatih para ahli bedah lain yang bercita-cita tinggi dengan tekhnik bedah barunya, dan lebih banyak lagi jiwa yang diselamatkan.

Pada suatu hari ia menutup matanya dan pergi menjumpai Tuhan. Di situ, masih penuh dengan kebencian, pria itu bertanya kepada Tuhan mengapa doa-doanya tidak pernah dijawab, dan Tuhan berkata, “Pandanglah ke langit, anakKu, dan lihatlah impianmu menjadi kenyataan.” Di sana, ia dapat melihat dirinya sendiri sebagai seorang anak laki-laki yang berdoa untuk bisa menjadi seorang prajurit. Ia melihat dirinya masuk Angkatan Darat dan menjadi prajurit. Di sana ia sombong dan ambisius, dengan pandangan mata yang seakan-akan berkata bahwa suatu hari nanti ia akan memimpin sebuah resimen. Ia kemudian dipanggil untuk mengikuti peperangannya yang pertama, akan tetapi ketika ia berada di kamp di garis depan, sebuah bom jatuh dan membunuhnya. Ia dimasukkan ke dalam peti kayu untuk dikirimkan kembali kepada keluarganya. Semua ambisinya kini hancur berkeping-keping saat orang tuanya menangis dan terus menangis.


Lalu Tuhan berkata, “Sekarang lihatlah bagaimana rencanaKu telah terpenuhi sekalipun engkau tidak setuju.” Sekali lagi ia memandang ke langit. Di sana ia memperhatikan kehidupannya, hari demi hari dan berapa banyak jiwa yang telah diselamatkannya. Ia melihat senyum di wajah pasiennya dan di wajah anggota keluarganya dan kehidupan baru yang telah diberikannya kepada mereka dengan menjadi seorang ahli bedah.
Kemudian di antara para pasiennya, ia melihat seorang anak laki-laki yang juga memiliki impian untuk menjadi seorang prajurit kelak, namun sayangnya dia terbaring sakit. Ia melihat bagaimana ia telah menyelamatkan nyawa anak laki-laki itu melalui pembedahan yang dilakukannya. Hari ini anak laki-laki itu telah dewasa dan menjadi seorang jenderal. Ia hanya dapat menjadi jenderal setelah ahli bedah itu menyelamatkan nyawanya.

Sampai di situ, Ia tahu bahwa Tuhan ternyata selalu berada bersama dengannya. Ia mengerti bagaimana Tuhan telah memakainya sebagai alatNya untuk menyelamatkan beribu-ribu jiwa, dan memberikan masa depan kepada anak laki-laki yang ingin menjadi prajurit itu. (Diambil dari Inspirational Christian Stories oleh Vincent Magro-Attard)

Untuk dapat melihat kehendak Tuhan digenapkan di dalam hidup anda, anda harus mengikuti Tuhan dan bukan mengharapkan Tuhan yang mengikuti anda.
(Dave Meyer, Life In The Word, Juni 1997)

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya…. ” (Pengkotbah 3:11)

Apa yang kau alami kini, mungkin tak dapat engkau mengerti, Satu hal tanamkan di hati, indah semua yang Tuhan beri.

Tuhan-mu, tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti, Cobaan yang engkau alami takkan melebihi kekuatanmu.

Kamis, 07 Agustus 2008 17:33 tinu

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

“KISAH ALERGI HIDUP”

11 Maret 2009 at 16:43 (Spiritual)

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : “Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan.. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati”.. Sang Guru tersenyum : “Oh, kamu sakit”. Jawabnya: “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati”. Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang
Guru meneruskan : “Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama “Alergi Hidup”. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yangbertentangan dengan norma kehidupan.


Hidup ini berjalan terus.
Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya
kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit.
Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.


Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng.


Apa sih yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita”.
“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku”, kata sang Guru. “Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh.. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi”, pria itu menolak tawaran sang
Guru.

Guru bertanya: “Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”. “Ya, memang saya sudah bosan hidup”, jawab pria itu lagi. “Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini… Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok
jam delapan mal
am kau akan mati dengan tenang”. Kini, giliran pria itu menjadi bingung.


Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh sang Guru tadi.


Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari
segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan
manis.

Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu” . Sekali lagi, karena
malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan
pagi.

Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : “Sayang, apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang”.

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka pun langsung berubah.
Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat
yang berbeda.


Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri
yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu”. Anak-anak pun tidak ingin
ketinggalan : “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami”.


Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ? Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh”.


Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan.Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan
jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan.

Itulah jalan menuju ketenangan”. Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam
kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP!

Permalink 2 Komentar

Wanita Tercantik di Dunia

17 April 2009 at 07:34 (Uncategorized) ()

detikcom – Rabu, April 15
Kecantikan Angelina Jolie memang luar biasa. Dalam setiap kesempatan, penampilan ibu enam anak itu selalu menimbulkan decak kagum. Hasil survey menunjukkan bahwa ia adalah perempuan tercantik di dunia.
Survey itu dilakukan oleh majalah khusus perempuan ‘Vanity Fair’. dikutip detikhot dari Female First, Rabu (15/4/2009), nama pasangan hidup aktor Brad Pitt itu dipilih oleh 58 persen pembaca sebagai perempuan yang tercantik di dunia.
Angka itu sangat dominan dibandingkan dengan perempuan-perempuan lain yang ada di daftar yang diberi Vanity Fair. Supermodel asal Brasil Gisele Bundchen yang berhasil menempati posisi kedua hanya mendapat 9 persen suara. Sedangkan si Catwoman Halle Berry yang ada di posisi ketiga hanya mendapat 4 persen.
Nama-nama perempuan cantik lain yang berhasil disingkirkan oleh Jolie antara lain adalah Penelope Cruz, Scarlett Johansson, Kate Moss dan penyanyi Beyonce.
Bukan hanya kali ini saja Jolie disebut sebagai perempuan tercantik. Bulan lalu majalah ‘Who’ dari Australia juga menobatkan bintang ‘Changelling’ itu sebagai perempuan tercantik. Bagaimana menurut Anda?

Permalink 10 Komentar

Diduga Stres, Caleg Hamil Bunuh Diri

16 April 2009 at 08:17 (Uncategorized) ()

Diduga Stres, Caleg Hamil Bunuh Diri
Liputan 6 – Rabu, April 15

Liputan6.com, Ciamis: Sri Hayati, calon legislator untuk DPRD Kota Banjar ditemukan tewas gantung diri di gubuk di Desa Bojongkondang, Ciamis, Jawa Barat, Selasa (14/4) pagi. Untuk memastikan penyebab kematianmnya, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Banjar guna diotopsi.
Sri Hayati adalah caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa. Penghitungan sementara menunjukkan perolehan suaranya dalam pemilihan umum legislatif lalu gagal menjadikannya anggota DPRD. Menurut suaminya, seusai pemilu Sri yang sedang hamil empat bulan itu jadi pendiam dan sering minta maaf meski tak ada persoalan di antara mereka.
Sementara itu, Lazuardi, seorang caleg DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat, meninggal Senin malam lalu. Ia meninggal beberapa jam setelah mengikuti penghitungan suara pemilu. Diduga caleg dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini meninggal karena terlalu lelah dan stres mengikuti rangkaian proses pemilu. Ditambah perolehan suara tak cukup untuk menjadikannya legislator.
Sehari sebelumnya, Sri Sumini, caleg dari Partai Demokrat di Solo, Jawa Tengah, meninggal akibat serangan jantung dan lever. Menurut keluarga, sejak masa kampanye hingga usai pencontrengan sang caleg lebih pendiam dan terkesan menyimpan beban pikiran. Belum jelas apakah kematian Sri Sumini terkait perolehan suaranya dalam pemilu lalu.(YNI/Tim LIputan 6 SCTV)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Hal-hal yang perlu diperbaiki terhadap Perekonomian Indonesia

14 April 2009 at 14:48 (Finance & Management)

Hal-hal yang perlu diperbaiki terhadap perekonomian Indonesia saat ini adalah:

1. Memperkuat sektor keuangan untuk memperkecil terjadinya kembali krisis, melakukan diversifikasi sektor keuangan sehingga tidak lagi rentan terhadap gejolak di dalam perekonomian dan menjadi sumber domestik dana jangka panjang dan memperbaiki akses penduduk miskin akan jasa-jasa sektor keuangan untuk mendukung langkah-langkah pengentasan kemiskinan, sehingga menciptakan sektor keuangan yang lebih kuat dan beragam yang akan memberikan sinyal yang jelas ke para pelaku didalam sektor keuangan Indonesia, termasuk masyarakat internasional, bahwa pemerintah serius dalam menangani berbagai masalah sektor keuangan. Strategi ini akan menciptakan sistem keuangan yang stabil dan kuat, serta mampu mendorong perekonomian Indonesia dengan menggerakkan dan mengalokasikan sumber-sumber dana domestik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

2. Keseriusan pemerintah untuk menstabilkan perekonomian negeri dengan mencari solusi yang tepat, realistis dan berjangka panjang, guna menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Dibutuhkan analisis lingkungan yang tepat, akurat dan menyeluruh, baik secara eksternal maupun internal, yang memperkuat atau memperlemah struktur perekonomian negeri ditinjau dari berbagai sektor. Jangan mengeluarkan kebijakan yang sifatnya hanya sementara, dengan memberikan insentif-insentif untuk meredam gejolak. Dapat digunakan kelompok-kelompok pakar independen dari berbagai keahlian, yang dapat membantu pemerintah.

3. Kesamaan pandang antar pejabat di tingkat pusat dan daerah dalam memecahkan persoalan, disertai ketegasan dalam menjalankan aturan, agar tidak terkesan berjalan sendiri-sendiri, tidak berjalannya koordinasi dan menciptakan biaya ekonomi tinggi, akibat tidak jelasnya hubungan hierarkis antara pusat dan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah.

4. Para pejabat hendaknya lebih memikirkan kepentingan negeri bukan hanya perseorangan, kelompok ataupun asing, agar seluruh permasalahan dapat diselesaikan secara fokus. Langsung ke akar permasalahannya dan komprehensif, tidak parsial karena adanya kepentingan-kepentingan tertentu.

5. Fokus pada kekuatan resources-based. Prioritas pengembangan harus diberikan kepada sektor-sektor industri yang terkait erat dengan sumberdaya, apakah sumberdaya alam (pertambangan, kehutanan, pertanian, perikanan, dsb.), maupun sumber daya manusia. Kelemahan kita, seringkali tidak tahu bagaimana mengelola kekayaan negara, menjadikan sesuatu yang menghasilkan agar negara lain tidak menikmati kekayaan alam Indonesia, sedangkan bangsa Indonesia tetap hidup dibawah garis kemiskinan seperti yang terjadi saat ini.

Misal, pendekatan pembangunan pertanian selama ini hanya berorientasi produksi, belum berorientasi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani dalam arti kata luas, kurangnya proteksi harga dasar terhadap produk-produk pertanian, belum terdapatnya pola tanam pertanian dan pangan serta perkebunan, belum berhasilnya swasembada pangan (beras, gula, dan palawija) serta rendahnya produktivitas dan kualitas pertanian.

6. Jangan melakukan impor barang dan jasa yang bisa diproduksi sendiri, guna mendorong kompetisi lokal. Menitikberatkan pada penguatan ekonomi lokal guna menghasilkan barang dan jasa yang bermutu tinggi, untuk mengantisipasi masuknya komoditas sejenis dan substitusi dengan kualitas baik dan harga lebih murah, yang masuk secara ilegal maupun legal. Selain itu pemerintah harus melihat mana industri-industri yang strategis yang tidak boleh dikuasai oleh investor asing.

7. Menjamin stabilitas politik , keamanan dan memotong panjangnya rantai birokrasi untuk meningkatkan minat investor melakukan investasi di Indonesia.

8. Tiba saatnya untuk memfokuskan diri pada pembangunan sektor keuangan yang dapat berkontribusi pada kebutuhan pembangunan jangka panjang. Sektor keuangan yang diregulasi dengan baik, yang terdiri dari bank-bank yang kuat, pasar modal, lembaga keuangan non-bank, dan lembaga-lembaga investor seperti dana pensiun, adalah kunci dalam membuka berbagai potensi perekonomian Indonesia. Indonesia perlu menerapkan pendekatan stategis tiga cabang untuk memajukan sektor keuangannya.

9. Pemerintah harus memiliki strategi dan sistem yang jelas dalam pengembangan ekonomi dan industri.

10. Pemerintah bersama dengan DPR dan rakyat harus menyatukan pemikiran dan pendapat untuk memajukan ekonomi Indonesia.

11. Untuk mendorong produksi dalam negeri, pemberantasan penyelundupan akan ditingkatkan, termasuk upaya untuk meningkatkan efektivitas pemeriksaan oleh pabean dan upaya untuk mengurangi insentif bagi penyelundupan sebagai akibat dari bea masuk dan pajak terkait yang terlalu tinggi, seperti yang terjadi pada sejumlah produk listrik dan elektronika.

12. Beberapa prosedur kepabeanan untuk kawasan berikat akan dikaji ulang untuk memperlancar arus barang dan untuk lebih memberikan kemudahan kepada industri dalam negeri dalam rangka meningkatkan efisiensi dan mengembangkan produksi.

13. Mempercepat dan mengarahkan pelaksanaan bantuan dan pinjaman luar negeri yang ada agar dapat dimanfaatkan lebih efektif untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang menciptakan lapangan kerja di daerah-daerah.

14. Forum-forum dialog dan para investor dan pelaku dunia usaha makin diaktifkan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi mereka. Pemerintah agar berusaha menarik kembali modal domestik yang masih berada di luar negeri untuk mendukung perekonomian nasional.

15. Pemerintah berketetapan untuk menjalankan program divestasi dan privatisasi sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Pelaksanaan program ini justru menjadi semakin penting dalam memulihkan kepercayaan investor.

Apabila upaya-upaya perbaikan tersebut dapat dilakukan oleh pemerintah secara benar, serius dan konsisten serta kontinyu, dapat dipastikan suatu saat Perekonomian Indonesia akan sama dengan negara tetangga seperti Tahiland dan Malaysia.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

STABILITAS NILAI TUKAR RUPIAH

14 April 2009 at 07:25 (Finance & Management, Perbankan)

STABILITAS NILAI TUKAR RUPIAH

Oleh :

FITRIARA PURBA

Kurs (exchange rate) suatu mata uang adalah nilai tukar atau harganya jika ditukar dengan mata uang yang lain. Sama halnya dengan harga-harga lain dalam ekonomi yang ditentukan oleh interaksi pembeli dan penjual, kurs terbentuk oleh interaksi pembeli dan penjual valas untuk keperluan transaksi internasional. Pasar yang memperdagangkan valas disebut psar valas atau foreign exchange market.

Ada 4 pemain utama dalam pasar valas yaitu:

· Commercial banks

· Korporasi

· Lembaga keuangan non bank

· Bank sentral

Sebagai otoritas moneter, Bank Indonesia sebagai bank sentral menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Arah kebijakan didasarkan pada sasaran laju inflasi yang ingin dicapai dengan memperhatikan berbagai sasaran ekonomi makro lainnya, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Salah satu implementasi kebijakan moneter dilakukan dengan kebijakan nilai tukar yang lazim disebut kurs, yang mempunyai peran penting dalam rangka tercapainya stabilitas moneter dan dalam mendukung kegiatan ekonomi. Nilai tukar yang stabil diperlukan untuk terciptanya iklim yang kondusif bagi peningkatan kegiatan dunia usaha.

Sejak tahun 1970, Indonesia telah menerapkan tiga sistem nilai tukar, yaitu sistem nilai tukar tetap mulai tahun 1970 sampai tahun 1978, sistem nilai tukar mengambang terkendali sejak tahun 1978, dan sistem nilai tukar mengambang bebas (free floating exchange rate system) sejak 14 Agustus 1997.

Dengan diberlakukannya sistem nilai tukar mengambang bebas, nilai tukar rupiah sepenuhnya ditentukan oleh pasar sehingga kurs yang berlaku adalah benar-benar pencerminan keseimbangan antara kekuatan penawaran dan permintaan.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia pada waktu-waktu tertentu melakukan sterilisasi di pasar valuta asing, khususnya pada saat terjadi gejolak kurs yang berlebihan.

Ada enam langkah kebijakan jangka pendek di bidang moneter yang dilakukan BI untuk mengatasi melemahnya nilai tukar rupiah yaitu:

1. Menaikkan suku bunga BI Rate (penentuan suku bunga bank)

2. Menaikkan suku bunga fasilitas simpanan BI

3. Menyerap likuiditas dengan instrumen fine tune kontraksi (FTK) dengan variabel rate tender. Yaitu, dengan cara melakukan pelelangan, misalnya lelang suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

4. Menaikkan suku bunga maksimum penjaminan simpanan baik suku bunga penjaminan simpanan rupiah atau deposito rupiah dan suku bunga penjaminan simpanan valuta asing (valas) atau deposito valas

5. BI menaikkan simpanan wajib perbankan atau giro wajib minimum (GWM) secara bervariasi, sesuai dengan kondisi bank atau berdasarkan loan to deposit ratio (LDR) masing-maing bank. Perinciannya, bank yang rasio penyaluran dana ke kredit atau LDR-nya 90%, tambahan GWMnya nol. Bank dengan LDR sebesar 75%-90% wajib menambah GWM 1%. Bank dengan LDR 60%-75% wajib menambah GWM 2%. Bank dengan LDR 50%-60% wajib menambah GWM 3%. Bank dengan LDR 40%-50% wajib menambah GWM 4%. Sedangkan, bank dengan LDR kurang dari 40% wajib menambah GWM sebesar 5%.

6. BI akan menaikkan imbalan jasa giro atau semacam bunga untuk semua GWM di atas 5%.

Selain itu, BI melaksanakan beberapa langkah lain untuk mendukung enam langkah tadi yaitu :

Ø Menyediakan fasilitas swap bersama BI dalam rangka lindung nilai (hedging).

Ø Melakukan intervensi valas dengan instrumen swap jangka pendek.

Ø Menyempurnakan ketentuan kehati-hatian dalam transaksi devisa. Antara lain, dengan mengatur transaksi margin perdagangan dan penyesuaian ketentuan posisi devisa neto (net open position atau NOP).

Ø BI akan meningkatkan pengawasan intensif terhadap bank atas transaksi valas tanpa dokumen pendukung, termasuk mengenakan sanksi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika adalah sbb.:

1. Faktor Dalam Negeri:

a. Dampak inflasi yang cenderung meningkat

  1. Dampak negatirf dari tingginya harga minyak terhadap neraca perdagangan migas
  2. Sentimen negative dari kelangkaan BBM
  3. Kekhawatiran dari dampak tingginya harga minyak terhadap kesinambungan fiscal (fiscal sustainability)
  4. Nilai rupaih sudah “undervalued”, karena itu ruang untuk penguatan rupiah cukup terbuka

2. Faktor Luar Negeri

a. Dolar Amerika Serikat menguat terhadap hamper semua mata uang

b. Ekonomi Amerika menguat

c. Tingkat suku bunga Amerika Serikat merambat naik

Sebuah dilema memang kemudian muncul, yaitu kebijakan nilai tukar tidak hanya mencakup masalah stabilitas makro, tetapi juga sangat besar pengaruhnya terhadap insentif ekspor dan impor. Apresiasi nilai tukar akan mengurangi daya saing barang-barang ekspor, dan meningkatkan penetrasi impor. Menurunnya ekspor dan meningkatnya impor dikhawatirkan akan memperburuk neraca perdagangan. Sebagai negara pengutang yang cukup besar Indonesia tentu tidak dapat menanggung defisit neraca pembayaran yang terlalu besar. Berkaitan dengan ini, tiga hal perlu di perhatikan yaitu:

1. Yang menentukan daya saing produk ekspor adalah nilai tukar riil, bukan nilai tukar nominal. Dengan membiarkan nilai tukar lebih mengambang, memang besar kemungkinan terjadi apresiasi nilai tukar nominal, namun dengan demikian, kontrol moneter menjadi lebih efektif dan tingkat inflasi dapat ditekan sehingga apresiasi nilai, tukar riil tidak sebesar apresiasi nilai tukar nominal.

2. Menjaga nilai tukar agar barang ekspor tetap kompetitif hanya menunda usaha untuk membenahi ekonomi biaya tinggi di sektor riil. Jadi sebetulnya kebijakan depresiasi rupiah terus menerus ini adalah bentuk proteksi lain terhadap sektor riil yang kurang efisien.

3. Bagaimana membiayai defisit neraca.berjalan ini. Berkaitan dengan ini sungguh tepat, peringatan Dr. Hadi Soesastro (Jakarta Post, 10/4/1996) bahwa pemerintah perlu menjaga kredibilitasnya, agar Indonesia tetap dapat menarik modal asing untuk membiayai defisit tersebut.

Namun demikian nilai tukar rupiah yang terlalu kuat akan akan mengganggu kinerja ekspor kita, khususnya ekspor non migas. Buat mereka yang punya hutang dalam US Dollar, penguatan Rupiah mungkin sekali merupakan jalan keluar untuk menyelesaikan hutang. Demikian pula kalangan importir yang gembira karena melihat kemungkinan untuk menjual lebih banyak, kalau harga dalam Rupiah menjadi lebih terjangkau. Secara keseluruhan penguatan Rupiah sampai pada batas-batas yang wajar tidak perlu dirisaukan, karena pasar akan menentukan ekuilibrium yang baru.

Di Amerika Serikat sendiri, banyak perusahaan mengeluh kalau US Dollar menjadi kuat, karena mereka merasa sukar untuk bisa mengekspor lebih banyak, apalagi ke negara-negara yang mata uangnya tidak kuat, tetapi kuatnya US Dollar justru membuat modal masuk ke Amerika Serikat, untuk membeli asset-asset yang ada, termasuk pula saham-saham yang ada. Hal yang sebaliknya terjadi di Indonesia, dimana investor asing justru meninggalkan pasar modal pada waktu Rupiah terus menerus melemah, apalagi bersamaan juga terjadi kemrosotan harga saham-saham dalam Rupiah, hal mana membuat investor rugi dua kali. Itu pula yang membuat investor menangguhkan penanaman modal secara langsung, sampai keadaan cukup stabil.

Permalink 4 Komentar

APLIKASI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI DALAM INTERNET BANKING

6 April 2009 at 11:59 (Teknologi Informasi)

Oleh : Fitriara Purba

ABSTRAK

Teknologi informasi dapat memberikan berbagai kemudahan bagi kehidupan manusia, meningkatkan kinerja, dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Dalam dunia perbankan perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan untuk memberikan kemudahan dalam pelaksanaan transaksi dan termasuk sebagai bagian dari pelayanan prima sebuah bank. Pada saat ini nasabah bank menginginkan transaksi yang cepat, mudah, murah dan aman serta dapat dilakukan dari mana saja kapan saja, maka Internet Banking solusinya.


I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Dari waktu ke waktu teknologi informasi mengalami perubahan dan perkembangan yang sangat cepat dan pesat, dan saat ini sudah menjadi tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan teknologi informasi adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Kemajuan teknologi informasi, telah melahirkan banyak perubahan mendasar dalam kehidupan manusia saat ini, memberikan banyak kemudahan dan membantu pekerjaan manusia.

Teknologi Informasi tak bisa dipungkiri memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kehidupan manusia. Mulai dari wahana teknologi informasi yang paling sederhana berupa perangkat radio dan televisi, hingga internet dan telepon genggam dengan protokol aplikasi tanpa kabel (WAP), informasi mengalir dengan sangat cepat dan menyeruak ruang kesadaran banyak orang. Perubahan informasi kini tidak lagi ada dalam skala minggu atau hari atau bahkan jam, melainkan sudah berada dalam skala menit dan detik. Sebagai contoh adalah seseorang dari Indonesia mengirimkan sejumlah uang untuk anaknya yang sekolah di Australia, pada saat yang hampir bersamaan sianak langsung menerima uangnya lewat bank atau ATM. Perubahan harga saham sebuah perusahaan di Bursa Efek Jakarta hanya membutuhkan waktu kurang dari sepersepuluh detik untuk diketahui di Surabaya. demikian juga pertandingan sepak bola dunia di Jerman, pada waktu yang bersamaan bisa disaksikan dari seluruh dunia.

Ketersediaan informasi yang dapat diakses tanpa batas waktu secara “instant” melalui telepon rumah, telepon genggam, televisi, komputer, jaringan internet dan berbagai media elektronik, telah menggeser cara manusia bekerja, belajar, mengelola perusahaan, menjalankan pemerintahan, berbelanja ataupun melakukan kegiatan perdagangan. Kenyataan demikian seringkali disebut sebagai era globalisasi ataupun revolusi informasi, untuk menggambarkan betapa mudahnya berbagai jenis informasi dapat diakses, dicari, dikumpulkan serta dapat dikirimkan tanpa lagi mengenal batas-batas geografis suatu negara. Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat membuat bola dunia terasa makin kecil dan ruang seakan menjadi tak berjarak lagi (disebut juga globalisasi).

Dalam dunia perbankan teknologi Internet (dunia maya) mulai menjadi trend dan bahkan sudah menjadi standar de facto. Internet Banking mulai muncul sebagai salah satu servis dari Bank. Pelayanan (servis) ini mulai menjadi tuntutan dari sebagian nasabah bank, sama halnya dengan servis ATM dan phone banking atau SMS banking. Akan aneh jika sebuah bank tidak mengikuti trend ini karena telah merupakan bagian pelayanan prima (service excellence) dari suatu bank. Adanya tuntutan internet banking ini datangnya dari nasabah yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya. Keseluruhan tuntutan ini dapat diberikan oleh layanan internet banking.

B. PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan uraian tersebut di atas maka rumusan permasalahan yang akan dibahas dalam paper ini adalah sejauh mana peran aplikasi teknologi informasi dalam internet banking.

II. LANDASAN TEORI

A. APLIKASI

Aplikasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kegunaan atau penerapan, sedangkan menurut J.S. Badudu, aplikatif adalah berhubungan dengan penerapan; bersifat penerapan. Dalam Ensiklopedia Manajemen dijelaskan bahwa aplikasi berarti 1. penerapan sesuatu, 2. suatu istilah yang biasa dipergunakan dalam komputerisasi yang menunjukkan penggunaan computer-based routines untuk tujuan khusus, seperti program-program piranti-lunak (software) atau computer yang memproses data yang menyiapkan output untuk tujuan tersebut.

B. TEKNOLOGI INFORMASI

Istilah teknologi informasi pada dasarnya merupakan gabungan dua istilah dasar yaitu teknologi dan informasi. Teknologi dapat diartikan sebagai pelaksanaan ilmu, sinonim dengan ilmu terapan. Dalam ensiklpoedia manajemen teknologi dijelaskan sebagai suatu metode penerapan ilmu pengetahuan untuk kebutuhan kehidupan manusia. Sedangkan pengertian informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui. Namun ada pula yang menekankan informasi sebagai transfer pengetahuan. Menurut RUU teknologi informasi mengartikan teknologi informasi sebagai suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memanipulasi, mengumumkan, menganalisa, dan menyebarkan informasi dengan tujuan tertentu. Sedangkan informasi dalam ensiklopedia manajemen berarti data yang telah diproses ke dalam bentuk yang bermakna. Informasi itu sendiri mencakup data, teks, image, suara, kode, program komputer, databases.

Sebuah informasi dapat dikatakan berguna apabila ditopang oleh tiga hal :

1. Tepat pada kebutuhannya atau relevan

2. Tepat pada waktunya atau timelines

3. Tepat nilainya atau accurate

Adanya perbedaan definisi informasi dikarenakan pada hakekatnya informasi tidak dapat diuraikan (intangible), sedangkan informasi itu dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, yang diperoleh dari data dan observasi terhadap dunia sekitar kita serta diteruskan melalui komunikasi. Secara umum, teknologi Informasi dapat diartikan sebagai suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta menyebarkan informasi. Definisi ini menganggap bahwa teknologi informasi tergantung pada kombinasi komputasi dan teknologi telekomunikasi berbasis mikroelektronik.

Dampak perkembangan teknologi akhir-akhir ini merupakan pertemuan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang memungkinkan transfer informasi secara waktu nyata (real time) dalam jumlah yang besar. Penerapan pertemuan teknologi ini dikenal dengan nama era informasi.

Dunia dewasa ini berada dalam era informasi, masyarakat modern dikenal sebagai masyarakat informasional, dimana perkembangan dan terobosan dibidang teknologi informasi berubah dengan pesat. Aplikasinya dalam “dunia nyata” dapat dikatakan bahwa tidak ada lagi segi kehidupan dan penghidupan yang tidak disentuh oleh informasi, baik pada tingkat individual, kelompok, semua jenis organisasi, pada tingkat negara, dan bahkan dalam hubungan antar organisasi dan antar negara. Salah satu kelompok dimasyarakat yang merasakan pentingnya informasi ialah para manajer yang menduduki jabatan pimpinan dalam berbagai jenis organisasi, seperti organisasi politik, organisasi kenegaraan, organisasi angkatan bersenjata, organisasi niaga, organisasi sosial, organisasi swadaya masyarakat, organisasi nirlaba, dan bahkan organisasi keagamaan.

Menurut Sondang Siagian penanganan suatu sistem informasi dilakukan melalui tujuh tahap:

(1) Pengumpulan data

(2) Klasifikasi data

(3) Pengolahan data supaya berubah bentuk, sifat, dan kegunaannya menjadi informasi

(4) Interpretasi informasi

(5) Penyimpanan informasi

(6) Penyampaian informasi atau transmisi kepada pengguna

(7) Penggunaan informasi untuk kepentingan manajemen organisasi.

Trend global perkembangan teknologi informasi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting yaitu:

1. Kemajuan teknologi telekomunikasi dan informatika

2. Globalisasi ekonomi yang menempatkan telekomunikasi sebagai jasa yang diperdagangkan dan sebagai sarana vital bagi sebagian besar jasa lainnya

3. Datangnya masyarakat informasi yang menempatkan informasi menjadi faktor produksi yang amat strategis


C. INTERNET BANKING

Internet Banking pada dasarnya merupakan gabungan dua istilah dasar yaitu Internet dan Banking (bank). Interconnected Network (Internet) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung secara langsung maupun tidak langsung dengan ke beberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan dengan menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit.

Internet merupakan informasi yang menghubungkan satu pengguna dengan pengguna lainnya dalam suatu jaringan informasi yang lebih luas lagi yang sering disebut sebagai cyberspace. Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan (network) komputer yang terdiri dari ribuan jaringan komputer independen yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer ini dapat terdiri dari lembaga pendidikan, pemerintahan, militer, organisasi, bisnis dan organisasi lainnya. Internet sebagai wujud, konvergensi telematika (perpaduan teknologi komputer, media, dan teknologi informasi) telah menghasilkan kemudahan dalam mengatasi permasalahan geografis, sehingga berbagai aktifitas manusia tidak terhalang dengan jarak, ruang, dan waktu. Saat ini internet telah menghubungkan lebih dari 100.000 jaringan komputer di dunia dengan pemakai lebih dari 100 juta orang.

Yang dapat dilakukan dengan Internet:

§ Berkomunikasi dan Bekerjasama

§ Mengakses Informasi

§ Diskusi

§ Memperoleh Informasi Baru

§ Hiburan

§ Transaksi Bisnis

Sedangkan bank (banking) dalam Ensiklopedia Manajemen dijelaskan sebagai sebuah lembaga keuangan yang berusaha dalam bidang penerimaan kewajiban-kewajiban keuangan, sehingga dapat meluaskan pemberian kreditnya. Fungsi Bank yang utama adalah :

1. Sebagai perantara kredit dalam arti melaksanakan tugas distribusi

2. Sebagai pencipta uang (money creation)

3. Sebagai pusat struktur keuangan yang kompleks secara nasional dan internasional.

Jadi internet banking yang juga dikenal dengan istilah online banking atau e-banking ini menurut situs wikipedia adalah melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan.

Bagi sebagian orang, internet banking sangat membantu karena bisa melakukan transaksi perbankan di luar jam kerja bank yang sering pendek, dengan hanya membutuhkan koneksi internet dan web browser seperti Internet Explorer.

II. PEMBAHASAN

Secara umum masyarakat mengenal produk teknologi informasi dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak dan infrastruktur. Perangkat keras meliputi perangkat input (keyboard, monitor, touch screen, scanner, mike, camera digital, perekam video, barcode reader, maupun alat digitasi lain dari bentuk analog ke digital). Perangkat keras ini bertujuan untuk menerima masukan data/informasi ke dalam bentuk digital agar dapat diolah melalui perangkat komputer. Perangkat keras pemroses lebih dikenal sebagai CPU (central procesing unit) dan memori komputer.

Perangkat keras ini berfungsi untuk mengolah serta mengelola sistem komputer dengan dikendalikan oleh sistem operasi komputer. Selain itu, terdapat juga perangkat keras penyimpan data baik yang bersifat tetap (hard disk) maupun portabel (removable disk). Perangkat keras berikutnya adalah perangkat outuput yang menampilkan hasil olahan komputer kepada pengguna melalui monitor, printer, speaker, LCD maupun bentuk respon lainnya.

Selanjutnya dalam perangkat lunak dibedakan sistem operasi (misalnya Windows, Linux atau Mac) yang bertugas untuk mengelola hidup matinya komputer, menghubungkan media input dan output serta mengendalikan berbagai perangkat lunak aplikasi maupun utiliti di komputer. Sedangkan perangkat aplikasi adalah program praktis yang digunakan untuk membantu pelaksanaan tugas yang spesifik seperti menulis, membuat lembar kerja, membuat presentasi, mengelola database dan lain sebagainya. Selain itu terdapat juga program utility yang membantu sistem operasi dalam pengelolaan fungsi tertentu seperti manajemen memori, keamanan komputer dan lain-lain.

Pada aspek infrastruktur, kita mengenal ada istilah jaringan komputer baik yang bersifat terbatas dan dalam kawasan tertentu (misalnya satu gedung) yang dikenal dengan nama Local Area Network (LAN) maupun jaringan yang lebih luas, bahkan bisa meliputi satu kabupaten atau negara atau yang dikenal sebagai Wide Area Network (WAN). Saat ini, aspek infrastruktur dalam teknologi informasi seringkali disatukan dengan perkembangan teknologi komunikasi. Sehingga muncul istilah konvergensi teknologi informasi dan komunikasi. Perangkat PDA (personal digital assistant) yang berperan sebagai komputer genggam tetapi sarat dengan fungsi komunikasi (baik Wi-Fi, bluetooth maupun GSM) merupakan salah satu contoh diantaranya.

Perangkat keras (baik input, pemroses, penyimpan, maupun output), perangkat lunak serta infrastruktur, ketiga-tiganya memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas maupun efisiensi dalam suatu organisasi.

Pengaplikasian dari teknologi informasi tersebut dalam organisasi dapat diterapkan dengan berbagai cara. Bisa diterapkan mengikuti fungsi-fungsi organisasi atau tingkatan manajemen dimana teknologi informasi tersebut akan diaplikasikan. Beberapa contoh teknologi informasi yang diaplikasikan mengikuti fungsi-fungsi organisasi yang ada misalnya, MIS (Marketing Information System) untuk Bagian Penjualan, HRIS (Human Resources Information System) untuk Bagian Personalia, atau FIS (Financial Information System) untuk Bagian Keuangan. Sedangkan beberapa contoh STI yang diaplikasikan mengikuti fungsi-fungsi manajemen yang ada misalnya, TP (Transaction Processing) dan PCS (Process Control System) untuk manajemen level bawah, DSS (Decision Support System) atau sistem penunjang keputusan, ES (Expert System) atau sistem pakar, kemudian ada EIS (Executive Information System) untuk manajemen tingkat menengah dan atas.

Salah satu teknologi informasi yang mengalami perkembangan pesat dalam penggunaan maupun teknologinya adalah Internet. Maka belakangan ini sering kita dengar istilah e-commerce, tele-shopping, distance learning, e-banking (internet banking), e-business, EDI, video conference, video on demand, multimedia dan e-govemment. Di Negara-­negara maju, peralihan proses ini telah memberikan nilai tambah yang begitu besar bagi perusahaan, dalam bentuk peningkatan efisiensi dan keuntungan yang semakin besar. Manfaat teknologi ingformasi dan Internet di bidang bisnis sangat banyak. Teknologi informasi dapat dijadikan produk atau dapat digunakan sebagai alat (tools).

Beberapa hal yang menyebabkan jaringan dan teknologi Internet populer adalah:

· Cakupan yang luas (menjangkau seluruh dunia)

· Implementasi relatif lebih murah dibandingkan dengan menggunakan jaringan atau fasilitas lainnya, misalnya menggunakan Value Added Network (VAN) sendiri. Untuk menjadi bagian dari Internet cukup dengan menghubungkan sistem ke koneksi Internet terdekat, misalnya melalui Internet Service Provider (ISP). Jika kita menggunakan VAN, maka kita harus menggelar jaringan sendiri dan hal ini cukup mahal.

· Teknologi Internet yang terbuka (open standard) sehingga tidak tergantung kepada satu vendor tertentu. Implementasi teknologi Internet, TCP/IP, tersedia di semua platform komputer (Microsoft Windows, Apple, UNIX, Linux, dan lain­lainnya).

· Penggunaan web browser mempercepat pengembangan dan peluncuran (deployment) aplikasi serta mengurangi learning curve dari pengguna. Modal utama dari seorang pemakai adalah kemampuan menggunakan web browser.

· Teknologi Internet juga memungkinkan konvergensi berbagai aplikasi menjadi satu. Sebagai contoh, saat ini telah dimungkinkan untuk mengirimkan data, suara, dan bahkan gambar melalui satu media Internet. Hal ini sering disebut dengan istilah konvergensi. Implikasinya adalah perusahaan dapat menghemat biaya dan dapat mengintegrasikan kesemua layanan dalam satu media.

Dalam dunia perbankan di Indonesia pengaplikasian teknologi informasi telah lama dilakukan yaitu sejak era komputerisasi dan telekomunikasi. Teknologi informasi merupakan hal yang vital bagi dunia perbankan, dan dimanfaatkan seluas-luasnya untuk mendukung transakasi keuangan dan memperluas jaringan serta memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan kepada nasabahnya.

Ketinggalan zaman kalau masih ada bank yang buruk teknologinya, justru, bank-bank seharusnya makin meningkatkan teknologi perbankannya. Harus diakui, aplikasi kemajuan teknologi memang membuat semua hal menjadi serba cepat dan mudah, misalnya transaksi perbankan lewat internet banking. Tinggal klik, kita sudah bisa melakukan transaksi perbankan. Mau transfer uang tinggal klik; mau bayar tagihan tinggal klik; mau beli pulsa telepon genggam (handphone) tinggal klik.

Kehadiran internet banking membuat perubahan besar dalam layanan perbankan. Segala jenis transaksi yang dulu manual kini bisa diselesaikan tanpa mengenal ruang dan waktu lewat dunia maya. Ada yang bilang, fasilitas internet banking membuat nasabah seperti punya ATM pribadi. Segala jenis layanan perbankan bisa dilakukan sendiri seperti cek saldo, melihat daftar mutasi, pemindah bukuan (transfer rekening), melakukan pembayaran kartu kredit, tagihan telepon dan HP, listrik, PAM dan sebagainya kecuali yang langsung melibatkan uang tunai seperti penyetoran dan penarikan.

Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking. Penyelenggaraan Internet Banking merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya..

Jika ingin tetap mampu bersaing, bank memang harus mengantisipasi dan mengeksploitasi kemajuan teknologi. Bank-bank yang gagal menjawab tantangan era internet tentu akan memiliki masa depan yang suram. Jadi, bank-bank membutuhkan suatu kepastian. Kerangka kerjanya harus terus berevolusi mengikuti perkembangan teknologi terkini. Selain berevolusi, bank juga harus terus berinovasi sejalan dengan perkembangan teknologi itu sendiri. Layanan internet banking merupakan wujud dari responsifnya suatu bank terhadap peluang, persaingan dalam era internet saat ini.

Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional. Tanpa adanya aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan jalan dan dimanfaatkan oleh industri perbankan. Secara umum, dalam penyediaan layanan internet banking, bank memberikan informasi mengenai produk dan jasanya via portal di internet, memberikan akses kepada para nasabah untuk bertransaksi dan meng-update data pribadinya.

Persayaratan bisnis dari Internet Banking antara lain:

· aplikasi mudah digunakan;

· layanan dapat dijangkau dari mana saja;

· murah;

· aman;

· dan dapat diandalkan (reliable)

Di Indonesia, internet banking telah diperkenalkan pada konsumen perbankan sejak beberapa tahun lalu. Beberapa bank besar baik BUMN atau swasta Indonesia yang menyediakan layanan tersebut antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BII, Lippo Bank, Permata Bank dan sebagainya.

Dengan adanya internet banking, memberikan keuntungan antara lain:

1. Business expansion.

Dahulu sebuah bank harus memiliki sebuah kantor cabang untuk beroperasi di tempat tertentu. Kemudian hal ini dipermudah dengan hanya meletakkan mesin ATM sehingga dia dapat hadir di tempat tersebut. Kemudian ada phone banking yang mulai menghilangkan batas fisik dimana nasabah dapat menggunakan telepon untuk melakukan aktivitas perbankannya. Sekarang ada internet banking yang lebih mempermudah lagi karena menghilangkan batas ruang dan waktu.

2. Customer loyality.

Khususnya nasabah yang sering bergerak (mobile), akan merasa lebih nyaman untuk melakukan aktivitas perbankannya tanpa harus membuka account di bank yang berbeda-beda di berbagai tempat. Dia dapat menggunakan satu bank saja.

3. Revenue and cost improvement.

Biaya untuk memberikan layanan perbankan melalui Internet Banking dapat lebih murah daripada membuka kantor cabang atau membuat mesin ATM.

4. Competitive advantage.

Bank yang memiliki internet banking akan memiliki keuntungan dibandingkan dengan bank yang tidak memiliki internet banking. Dalam waktu dekat, orang tidak ingin membuka account di bank yang tidak memiliki fasilitas Internet Banking.

5. New business model.

Internet Banking memungkinan adanya bisnis model yang baru. Layanan perbankan baru dapat diluncurkan melalui web dengan cepat.

Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking secara garis besar dapat dibagi menjadi dua bagian: front-end (yang berhubungan dengan nasabah) dan back-end (yang berhubungan dengan bank). Kedua bagian ini biasanya dipisahkan dengan firewall (bisa sebuah firewall atau beberapa firewall jika dibutuhkan keandalan dan kinerja yang sangat tinggi).

Bagian front-end merupakan bagian yang langsung berhubungan dengan nasabah, yaitu yang menggunakan web browser sebagai user interface. Hal yang menarik untuk dibahas pada bagian front-end adalah disain dari interface yang memudahkan bagi pengguna. Perlu diingat bahwa nasabah memiliki latar belakang dan mekanisme akses yang beragam. Ada nasabah yang melakukan akses dari kantor dengan komputer desktop yang high-end, sementara itu ada nasabah yang menggunakan komputer biasa. Untuk itu disain jangan menggunakan grafik yang berlebihan dan susah untuk diakses.

Sisi back-end (dapur) merupakan hal yang terpenting. Implementasi di sisi back-end harus dapat memenuhi aspek-aspek yang disyaratkan (secara bisnis maupun secara teknis). Dari sisi back-end, terlihat adanya trend untuk menggunakan middleware, dimana sistem dipisahkan menjadi tiga aspek:

· Presentation layer

· Transaction layer

· Data (base) layer

Pemisahan di atas dilakukan untuk memudahkan implementasi dan mempercepat deployment aplikasi baru. Pendekatan layering ini mirip dengan layering di sisi network yang terbukti ampuh dalam dunia Internet. Implementasi yang ada saat ini sering sepotong-sepotong sehingga menyulitkan pengelolaan (management). Data tersebar di berbagai database yang terkait dengan aplikasi tertentu sehingga menyulitkan untuk mengintegrasikan data-data. Implementasi yang terpadu (integrated) akan memudahkan perusahaan di kemudian hari.

Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking harus memenuhi aspek-aspek sbb:

· Mudah meluncurkan aplikasi / produk / servis lain. Saat ini mungkin bank baru memikirkan Internet Banking. Akan tetapi di kemudian hari akan muncul layanan mobile banking, TV banking, dan berbagai layanan baru lainnya yang belum terbayang pada saat ini. Sistem yang ada harus dapat meluncurkan layanan ini dengan cepat. Time to market merupakan kunci utama dalam era digital ini.

· Scalability, baik dalam ukuran maupun dalam kecepatan. Sistem yang ada harus dapat melayani nasabah dalam jumlah kecil, misalnya ribuan orang, sampai ke nasabah dalam jumlah besar, misalnya belasan juta orang. Seringkali sistem yang dikembangkan hanya dapat bekerja untuk jumlah nasabah yang sedikit sehingga ketika servis menjadi populer dan nasabah mulai banyak menggunakan servis tersebut maka servis menjadi sangat lam bat.

· Dapat mengakomodasi platform / sistem yang berbeda-beda (heterogen). Multi-channel access merupakan paradigma yang harus didukung. Pada masa yang akan datang, layanan diharapkan dapat diakses dari berbagai platform; mulai dari datang ke counter, diteruskan dengan akses lewat Internet, dan kemudian diselesaikan melalui handphone.

· Memiliki sifat resilency, tahan bantingan dan cepat kembali ke kondisi semula jika terjadi masalah. Musibah tidak dapat diprediksi. Banjir, kebakaran, kerusuhan, dan berbagai hal lainnya dapat menyebabkan terhentinya layanan. Servis Banking (termasuk Internet Banking) harus dapat kembali menjalankan layanan dalam waktu sesingkat mungkin.

· Manageable. Sistem yang ada harus dapat dikelola dengan baik. Meningkatnya variasi dan kompleksitas dari layanan sering menyebabkan kompleksitas di sisi sistem yang mengimplementasikan layanan tersebut. Untuk itu sistem Internet Banking yang ada harus dapat dikelola (manageable). Jika tidak, sistem akan menjadi kacau balau dan tidak terkendali.

Untuk lebih melengkapi tulisan ini, penulis mengambil contoh nyata yaitu internet banking salah satu bank terbesar dan ternama di Indonesia yaitu BNI. Melihat pola hidup sekarang yang dikenal mobile era dan antar daerah/wilayah/negara yang “hampir tanpa batas”, BNI hadir memberikan solusinya melalui BNI Internet Banking, yang akan memberikan keuntungan yaitu:

1. Hemat waktu, melakukan aktivitas perbankan cukup menggunakan personal computer atau laptop yang dilengkapi dengan koneksi internet

2. Kapan saja, tak terbatas waktu untuk bertransaksi

3. Dimana saja, transaksi dapat dilakukan dari belahan dunia manapun selama ada akses Internet

4. Mudah, menu transaksi jelas dengan navigasi yang simple, walaupun baru pertama kali menggunakannya

5. Aman, dilengkapi sistem keamanan berlapis, yaitu Nasabah Pengguna melakukan akses dengan User ID dan Password BNI Internet Banking dan untuk melakukan transaksi finansial Nasabah Pengguna wajib menggunakan BNI e-Secure.

6. Satu akses untuk semua produk, dengan login hanya menggunakan User ID, Anda dapat sekaligus mengakses seluruh produk BNI yang Anda miliki dalam satu Customer Information File di BNI.

7. Registrasi mudah, melalui BNI ATM selanjutnya bisa langsung melakukan proses aktivasi Layanan BNI Internet Banking melalui www.bni.co.id yang hanya dilakukan satu kali.

Namun selain memiliki keuntungan-keuntungan tersebut di atas sebetulnya teknologi informasi dalam internet banking memiliki beberapa masalah antara lain:

· Sifat aplikasi web yang connect ionless. Banyak aplikasi web-based bersifat connect ionless sehingga agak sukar untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan sifat connection-oriented seperti aplikasi yang dibutuhkan oleh aplikasi dengan keamanan tinggi. Biasanya aplikasi yang membutuhkan keamanan melakukan authentication pada awal sesinya. Kemudian untuk selanjutnya, selama sesi tersebut, pengguna dapat memberikan perintah sesuai dengan level akses yang dimilikinya. Aplikasi semacam ini agak sukar (bukannya tidak bisa, namun lebih sukar) diimplementasikan dalam sistem yang memiliki sifat connectionless seperti kebanyakan aplikasi web.

· Tingkat keamanan yang dipertanyakan. Salah satu kendala dari layanan Internet Banking adalah ketidak-percayaan akan amannya layanan ini. Hal ini berlaku secara umum untuk layanan electronic commerce (e-commerce).


II. PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dari pembahasan tersebut di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu:

1. Perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dan telah mengubah pola-pola hubungan sosial, perekonomian (bisnis) dan politik.

2. Peran teknologi informasi dalam Internet tidak bisa dipungkiri dalam hal penyediaan informasi global ini sehingga dalam derajat tertentu, teknologi informasi disamaratakan dengan Internet. Internet sendiri memang fenomenal kemunculannya sebagai salah satu tiang pancang penanda kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Internet menghilangkan semua batas-batas fisik yang memisahkan manusia dan menyatukannya dalam dunia baru, yaitu dunia “maya”.

3. Aplikasi teknologi informasi dalam internet memungkinkan dikembangkannya sistem informasi manajemen yang memiliki beberapa kelebihan, diantaranya kemudahan dalam mendistribusikan program aplikasi, mudah dan praktis karena dapat diakses dari manapun dan kapanpun, memiliki akses informasi yang lebih cepat, murah dan lebih baik serta mampu menurunkan biaya atas kebutuhan penyampaian dan penyebaran informasi.

4. Aplikasi teknologi informasi dalam internet banking akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas sekaligus meningkatkan pendapatan melalui sistem penjualan yang jauh lebih efektif daripada bank konvensional.

5. Peran aplikasi teknologi informasi sangat vital dalam internet banking. Tanpa adanya aplikasi teknologi informasi dalam internet banking, maka internet banking tidak akan jalan dan internet sendiri tidak akan berfungsi/berguna, karena yang menjalankan internet adalah aplikasi teknologi informasi yang ada di dalam internet itu sendiri (terkoneksi).

6. Dalam dunia perbankan, internet banking dapat menjadi pilihan yang menyenangkan karena mudah, murah dan kapanpun bisa dilakukan dari mana saja (tanpa ada batasan ruang dan waktu).

B. SARAN

Di jaman era globalisasi dan komputerisasi saat ini, peran teknologi informasi dalam dunia perbankan sangat penting dan vital, untuk itu dunia perbankan harus terus-menerus memelihara, meng up-date dan mengembangkan sistem teknologi informasinya yang sesuai dengan permintaan pasar (nasabah) yang terus berkembang. Bagi bank yang tidak mengikuti perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat ini, pasti akan ditinggalkan oleh nasabahnya. Hal ini menjadi tantangan bagi dunia perbankan, terutama perbankan Indonesia yang saat ini belum siap bersaing di pasar global. Kapan perbankan kita akan siap bila tidak dimulai dari sekarang?


====$$$$====

REFERENSI

1. Komaruddin, “Ensiklopedia Manajemen”, Bumi Aksara, Jakarta, 1994

2. J.S. Badudu, ”Kamus Kata-kata Serapan Asing dalam Bahasa Indonesia”, Kompas, Jakarta, 2003

3. Sondang P. Siagian, “Sistem Informasi Manajemen”, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2001.

4. Zulkifli Amsyah, ”Manajemen Sistem Informasi”, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2001.

5. Raymond McLeod, Jr & George Schell ”Sistem Informasi Manajemen” Edisi 8, PT. Indeks, Jakarta, 2004

6. James A. O’ Brien ”Pengantar Sistem Informasi, Perspektif Bisnis & Manajerial” Edisi 12, Salemba Empat, Jakarta, 2006

7. Moekijat, ”Pengantar Sistem Informasi Manajemen”, Remaja Rosdakarya, Bandung, 1994

8. Budi Rahardjo, “Aspek Teknologi dan Keamanan Dalam Internet Banking”, http://www.indocisc.com

9. Budi Rahardjo, Arsitektur Internet Banking Yang Terpercaya”, http://www.indocisc.com

10. BNI Internet Banking, https://ibank.bni.co.id/

11. http://buletin.melsa.net.id/, “Sekuritas Internet Perbankan”.

12. Salma Haryanto, ”Tips Ber-Internet Banking”, http://www.dudung.net/

13. Onno W. Purbo, “Mewaspadai Transaksi di Internet Banking”, http://onno.vlsm.org/

14. Dindin Nugraha, ”Mengenal Sistem Teknologi Informasi”, http://IlmuKomputer.Com

15. SekarangOnline.com, ”Internet Banking, Salah Satu Gaya Hidup Modern”, 11 April 2007.

16. http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Banking

17. Materi kuliah Sistem Informasi Manajemen STIA LAN Jakarta


Permalink 25 Komentar

Uniknya Wanita…

31 Maret 2009 at 09:07 (Uncategorized)

Pesan dari SANG PENCIPTA
Ketika AKU menciptakan langit dan bumi. Aku berfirman dan jadilah.

Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya. Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah aku meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.

AKU membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau. Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.

Dari satu tulang, AKU menghiasmu. AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria. AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan. Dari satu tulang ini, aku membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah.
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dari pria, hati/jantungnya. Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru-parunya menggenggam nafas kehidupan.

Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung. Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya, tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya. Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri di sebelahnya dan dipeluk dengan erat. Engkau adalah malaikat-KU yang sempurna. Engkau adalah gadis kecilKu yg cantik. Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mata-KU terpuaskan ketika Aku melihat hatimu.

Matamu — jangan mengubahnya. Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.
Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk. Tanganmu sangat lembut untuk disentuh. AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur. AKU menggenggam hatimu dekat dengan-KU. Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dgn AKU.

Adam berjalan bersamaku di hari yg dingin dan dia kesepian. Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuh-KU. Dia hanya dapat merasakan-KU. Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganku, aku membentuknya di dalam kamu. Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan- KU dan dukungan-KU.

Engkau adalah istimewa karena engkau adalah perpanjangan tangan-KU.
Pria melambangkan citra-KU – wanita, perasaan-KU. Bersama-sama… kalian melambangkan TUHAN yg sejati. Jadi Pria – perlakukan wanita dengan baik. Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut. Menyakitinya, berarti engkau menyakiti-KU.
Apa yg engkau lakukan kepadanya, engkau melakukannya kepada-KU. Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri, hati BAPA-mu….yg juga hati BAPA-nya.

Wanita, dukunglah pria. Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yg telah KU berikan kepadamu. Dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu. Dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.

Sumber : Unknown ???

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

MEMBANGUN ATRIBUT NILAI PELANGGAN

20 Maret 2009 at 10:19 (Finance & Management)

MEMBANGUN ATRIBUT NILAI PELANGGAN

PADA PT. BANK XYZ

Oleh : FITRIARA PURBA

I. PENDAHULUAN

Pelanggan adalah semua orang yang menuntut kita (atau perusahaan kita) untuk memenuhi suatu standar kualitas tertentu, dan karena itu akan memberikan pengaruh pada performance kita (Vincent, 1997). Sedangkan manajemen dari LL. Bean, Freefort, Maine, memberikan beberapa definisi tentang pelanggan, yaitu:

ü Pelanggan adalah orang yang tidak tergantung kepada kita, tetapi kita yang tegantung pada dia.

ü Pelanggan adalah orang yang membawa kita kepada keinginannya

ü Tidak seorang pun yang pernah menang beradu argumentasi dengan pelanggan

ü Pelanggan adalah orang yang teramat penting yang harus dipuaskan.

Cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan memberikan tingkat kepuasan yang tinggi pada pelanggan. Kepuasan pelanggan akan membangun loyalitas yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan. Hasil survey Marketing Research Indonesia (MRI) membuktikan kepuasan nasabah/pelanggan berdampak positif terhadap profit perusahaan. Perusahaan-perusahaan sekarang berusaha untuk lebih memperhatikan hubungan yang timbul dari proses pemasaran yang berkelanjutan dalam rangka mempertahankan pelanggan (Customer Relationship Marketing).

Tujuan utama dari kepuasan pelanggan adalah untuk membangun dan memperbaiki loyalitas pelanggan serta mempertahankan pelanggan yang ada. Kotler (1997) menjelaskan bahwa pandangan ini timbul dengan alasan-alasan berikut :

1. Aset perusahaan tidak ada nilainya tanpa adanya pelanggan

2. Tugas utama perusahaan adalah menarik dan mempertahankan pelanggan

3. Pelanggan tertarik dengan penawaran yang lebih baik dari pesaing dan akan tetap menggunakan produknya bila merasa puas akan pelayanan yang diberikan

4. Tugas pemasaran adalah mengembangkan penawaran yang lebih baik, serta memuaskan pelanggan

5. Kepuasan pelanggan tergantung dari dukungan bagian-bagian lain

6. Pemasaran perlu mengajak seluruh bagian tersebut untuk bekerjasama untuk memuaskan pelanggan

Tingkat kepuasan pelanggan sangat tergantung pada harapan dan mutu yang dirasakan secara subyektif. Harapan itu sendiri tergantung pada beberapa peubah berikut :

1. Persyaratan dari produk. Persyaratan ini kurang lebih merupakan hasil dari kebutuhan dan keinginan pelanggan

2. Kegiatan komunikasi yang dilakukan perusahaan dan citra perusahaan itu sendiri yang sangat mempengaruhi harapan dan persepsi pelanggan pada saat yang bersamaan. Komunikasi dan citra ini membangun profil dari produk yang diberikan dan hal inilah yang akan dibandingkan dengan nilai aktual yang diterima

3. Pengalaman dengan produk atau jasa yang pernah diterima konsumen di masa lalu

Kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam menciptakan kepuasan nasabah (customer satisfaction). Tak heran, kini, bank-bank getol meningkatkan kualitas customer service, pelayanan phone banking, dan program kualitas pelayanan lain. Semua itu bermuara untuk menciptakan kepuasan nasabah. Kepuasan pelanggan adalah terpenuhinya keinginan dan kebutuhan pelanggan. Suatu pelayanan dinilai memuaskan bila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Apabila pelanggan merasa tidak puas terhadap suatu pelayanan yang disediakan, maka pelayanan tersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien.

Namun sampai sejauh ini kualitas pelayanan masih dinilai belum cukup memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya keluhan dari masyarakat pengguna pelayanan terhadap kinerja pelayanan yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian Pusat Studi Kependudukan UGM (2002), kinerja pelayanan yang buruk antara lain ditandai oleh beberapa hal seperti :

1) Ketidakpuasan masyarakat pada umumnya terletak pada waktu, biaya, dan cara pelayanan;

2) Masih tedapat diskriminasi pelayanan, yang pada umumnya didasarkan pada diskriminasi atas hubungan pertemanan, afiliasi politik, etnis dan bahkan agama;

3) Hal-hal seperti rantai birokrasi, suap dan pungli menjadi semakin diterima dan dianggap wajar;

4) Orientasi pelayanan tidak terhadap pengguna jasa tetapi kepada kepentingan pemerintah dan pejabatnya;

5) Budaya yang berkembang bukan budaya pelayanan melainkan budaya kekuasaan;

6) Prinsip yang mendasari sistem pelayanan bukan trust melainkan distrust, prosedur yang diterapkan bukan untuk memfasilitasi tetapi untuk mengontrol perilaku;

7) Kewenangan untuk melayani terdistribusi pada banyak satuan birokrasi.

Kondisi-kondisi tersebut mengisyaratkan masih perlu dicari solusi yang lebih implementatif sebagai upaya perbaikan kualitas dan kinerja pelayanan, disamping perlu komitmen yang tinggi dari semua pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pelayanan.

Salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya kinerja pelayanan yang buruk adalah melalui penyusunan standar pelayanan. Standar pelayanan merupakan salah satu cara yang dapat diterapkan sebagai alternatif perbaikan kinerja pelayanan. Dalam hal ini standar tidak hanya menyangkut standar atas produk pelayanan, tetapi juga standar prosedur pelayanan dalam kaitan dengan pemberian pelayanan yang berkualitas.

Standar pelayanan adalah suatu tolok ukur yang dipergunakan untuk acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai komitmen atau janji dari pihak penyedia pelayanan kepada pelanggan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas. Sedangkan pelayanan berkualitas adalah pelayanan yang cepat, menyenangkan, tidak mengandung kesalahan, serta mengikuti proses dan prosedur yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Jadi pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh pihak yang melayani, tetapi juga pihak yang ingin dipuaskan ataupun dipenuhi kebutuhannya.

II. ATRIBUT PELAYANAN PT. BANK XYZ

A. Deskripsi

PT. Bank XYZ merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia, memiliki sekitar 979 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan 5 cabang luar negeri. XYZ memiliki beberapa jenis usaha yaitu : bisnis konsumer, bisnis komersial, bisnis korporasi, bisnis perbankan internasional, bisnis tresuri, bisnis anak perusahaan dan bisnis ritel. Sampai saat ini XYZ memiliki lebih dari 7 juta nasabah, 2572 ATM ditambah 5000 ATM LINK dan 5000 ATM Bersama. XYZ juga memiliki fasilitas Phone Banking (PhonePlus) dan Internet Banking yang merupakan layanan perbankan 24 jam yang menungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan melalui telepon dan internet.

B. Penjabaran Visi dan Misi

Visi XYZ :

Misi XYZ :

Values (atau nilai-nilai yang hendak dicapai) :

C. Budaya Perusahaan

XYZ mempunyai acuan budaya kerja (corporate culture) yang terdapat pada 5 (lima) pilar budaya kerja, yaitu :

1. XYZ adalah bank umum berstatus perusahaan publik.

2. XYZ berorientasi kepada pasar dan pembangunan nasional.

3. XYZ secara terus menerus membina hubungan yang saling menguntungkan dengan nasabah dan mitra usaha.

4. XYZ mengakui peranan dan menghargai kepentingan pegawai.

5. XYZ mengupayakan terciptanya semangat kebersamaan agar pegawai melaksanakan tugas dan kewajiban secara profesional.

D. Corporate Social Responsibility

Sebagai bentuk corporate social responsibility, XYZ bekerjasama dengan Yayasan Anak Negeri memberikan beasiswa senilai Rp. 3,465 miliar kepada 3.300 siswa/siswi tingkat dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, dan SMU/SMK/MA). Beasiswa dibagi rata di 33 propinsi atau masing-masing 100 siswa untuk Tahun Ajaran 2005/2006.

Program beasiswa yang bertema “XYZ Peduli Pendidikan” ini merupakan program corporate social responsilbility (CSR) XYZ setiap tahunnya dengan sumber pendanaan berasal dari Anggaran Bina Lingkungan (DBL). Tahun 2005 ini XYZ memiliki DBL senilai Rp. 34.9 miliar dan untuk bidang pendidikan dialokasikan sebesar Rp. 18 miliar. Sisanya dialokasikan ke bidang kesehatan, sarana dan prasarana umum, bencana alam dan sarana ibadah.

Selain di bidang pendidikan, XYZ juga memiliki kegiatan corporate social responsibility lainnya, seperti pemberian bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Aceh, Nias, Nabire, Yogya, longsor diNTT, bantuan bencana kemarau panjang di Kupang, bantuan sarana kesehatan, pengadaan sarana air bersih di Gunungkidul, pengadaan becak sampah di Padang, bantuan sarana ibadah dan bantuan perayaan hari besar agama.

E. Atribut Pelayanan XYZ

Sebagai perusahaan publik yang bergerak pada bidang jasa layanan perbankan, perhatian terhadap upaya peningkatan mutu pelayanan sudah sejak lama dicanangkan oleh XYZ.

Dalam rangka mengupayakan agar konsep-konsep service excellence atau pelayanan prima tersebut dapat diterjemahkan menjadi sesuatu hal yang secara konkrit teraktualisasikan dengan baik dan menjadi budaya melayani (service culture), maka perlu digariskan pedoman mengenai standar pelayanan nasabah/pelangan.

Adapun atribut pelayanan prima di XYZ adalah terdiri dari:

1. Empati staf terhadap nasabah yang mengalami masalah

2. Staf cepat tanggap dalam mengatasi masalah/keluhan nasabah

3. Perhatian staf terhadap nasabah selama melayani

4. Ruangan dan Banking Hall yang nyaman dan menarik

5. Ruang tunggu yang nyaman

6. Senyum yang tulus dari Staf

7. Sambutan dan sapaan yang sopan dan ramah dari staf (Satpam, Customer Service dan Teller)

8. Kecepatan dan Keramahan dalam menjawab telepon

9. Waktu tunggu nasabah/pelanggan menerima pelayanan

10. Banyaknya nasabah dalam garis tunggu (waiting list)

11. Distribusi waktu transaksi oleh kasir

12. Tingkat keluar masuk kasir (turnover rate of tellers)

13. Ketepatan waktu pelayanan

14. Tingkat kesalahan yang dilakukan kasir (akurasi pelayanan)

15. Downtime dari komputer

16. Tingkat keluhan nasabah

17. Kesalahan dalam menetapkan biaya pelayanan (servis charges)

18. Ketepatan waktu menyiapkan laporan yang diminta nasabah

19. Downtime ATM

20. Phone Banking (officer dan mesin)

21. SMS Banking

22. Internet Banking

23. Peralatan Banking Hal yang baik dan menarik

24. Toilet yang bersih

25. Kesalahan dalam pembuatan kontrak pinjaman

26. Jangka waktu proses kredit

27. Kesopanan, keramahan dalam memberikan pelayanan

28. Tanggung jawab

29. Kelengkapan

30. Kemudahan mendapatkan pelayanan

31. Variasi model pelayanan

32. Pelayanan pribadi

33. Kenyamanan dalam memperoleh pelayanan

34. Tingkat kualitas dari bank secara total

35. Atribut pendukung pelayanan lainnya

III. MEMBANGUN ATRIBUT NILAI PELANGGAN PADA PT. BANK XYZ

Dari 35 atribut pelayanan XYZ tersebut di atas, dalam paper ini penulis hanya mengembangkan atribut Staf cepat tanggap dalam mengatasi masalah/keluhan nasabah, karena penulis menganggap masalah/keluhan nasabah sangat penting dan apabila dapat segera diselesaikan akan membuat nasabah tersebut puas akan pelayanan bank, karena mereka merasa dihargai. Namun apabila masalah/keluhan nasabah lama/tidak langsung ditanggapi akan membuat nasabah tersebut kecewa dan bertambah kesal yang akhirnya akan pindah ke bank lain, malah yang lebih buruk lagi akan menceritakan/memberitahukan kekecewaan mereka kepada teman-teman dan saudara atau memuat kekecewaan tersebut pada media massa, sehingga kekecewaan tersebut akan diketahui publik dan akan mempengaruhi persepsi dan pendapat publik terhadap pelayanan bank.

A. PROSEDUR DALAM PENANGANAN PENGADUAN

1. Seluruh pengaduan Nasabah harus dicatat dan menggunakan FORMULIR PENGADUAN yang sudah standar.

2. Semua penerima pengaduan, baik petugas yang telah ditunjuk untuk mengelola pengaduan Nasabah, unit front liner maupun back office harus mencarikan pemecahan dari pengaduan Nasabah tersebut, karena setiap petugas mempunyai tanggung jawab sebagai berikut :

a. Menanggapi pengaduan dengan menjelaskan bagaimana cara menangani pengaduan tersebut.

b. Meneliti keabsahan dari suatu permasalahan dan apabila permasalahan tidak bisa diatasi, maka :

- Menyerahkan kepada kewenangan yang lebih tinggi atau Divisi / Unit operasional terkait.

- Masalah/keluhan Nasabah diserahkan ke Direksi.

- Menginformasikan kepada Nasabah bahwa pengaduan sedang diproses untuk penyelesaian.

B. STANDAR PENYELESAIAN PENGADUAN

Didalam proses transaksi Perbankan, pengaduan akan selalu timbul sepanjang petugas Bank tidak memberikan pelayanan yang baik terhadap Nasabahnya. Penyelesaian pengaduan memberikan peluang untuk mengubah Nasabah yang tidak puas menjadi puas. Pengaduan Nasabah ini perlu diatasi, ditindak lanjuti dan diupayakan penyelesaiannya agar dimasa agar dimasa mendatang tidak timbul masalah yang sama. Dalam langkah ini, kecepatan dan ketepatan penyelesaian pengaduan Nasabah merupakan hal yang krusial, karena :

1. Pengaduan yang dilakukan secara lisan wajib diselesaikan dalam 2 (dua) hari kerja.

2. Dalam hal pengaduan yang diajukan secara lisan tidak dapat diselesaikan oleh Bank dalam jangka waktu 2 hari kerja, Bank wajib meminta Nasabah dan atau perwakilan nasabah untuk mengajukan pengaduan secara tertulis dan dilengkapi foto copy identitas pengadu.

3. Pengaduan yang dilakukan secara tertulis wajib diselesaikan paling lambat 20 (duapuluh) hari kerja setelah tanggal penerimaan pengaduan tertulis.

4. Dalam hal terdapat dalam kondisi tertentu, Bank dapat memperpanjang jangka waktu penyelesaian sampai dengan paling lambat 20 hari kerja, yaitu apabila :

a. Kantor Bank yang menerima pengaduan tidak sama dengan kantor Bank tempat terjadinya permasalahan yang diadukan dan terdapat kendala komunikasi diantara kedua Kantor Bank tersebut.

b. Transaksi Keuangan yang diadukan oleh Nasabah dan atau perwakilan Nasabah memerlukan penelitian khusus terhadap dokumen-dokumen Bank.

c. Terdapat hal-hal lain yang berada diluar kendali Bank, seperti adanya keterlibatan pihak diluar Bank dalam transaksi keuangan yang dilakukan Nasabah.

5. Perpanjangan jangka waktu penyelesaian pengaduan diberitahukan secara tertulis kepada Nasabah dan atau perwakilan Nasabah yang mengajukan pengaduan sebelum jangka waktu berakhir.

Adapun standar pelayanan untuk masing-masing jenis pengaduan (lisan, tertulis, atau lewat media massa) dari nasabah adalah sbb.:

AKTIVITAS

STANDAR PELAYANAN

LISAN

Apabila pengaduan diterima melalui sarana telepon / SMS maupun datang langsung.

Harus menyelesaikan pengaduan dalam waktu maksimal 2 hari kerja, dihitung sejak tanggal pencatatan pengaduan oleh Bank.

Menjelaskan kepada Nasabah atau perwakilan Nasabah mengenai kebijakan dan prosedur saat mengajukan pengaduan

Dijelaskan saat Nasabah menyampaikan pengaduan.

Mencatat pengaduan dengan menggunakan formulir pengaduan standar dan pada daftar pengaduan.

Menyelesaikan pengaduan pada hari yang sama

Untuk pengaduan yang tidak terselesaikan pada hari yang sama, menyerahkan formulir pengaduan kepada pejabat yang lebih tinggi

1 hari dalam penerimaan pengaduan

Pejabat yang lebih tinggi menindaklanjuti status pengaduan tersebut.

1 hari setelah penerimaan dan sampai pengaduan dipecahkan

Bila penyelesaian permasalahan sudah ditemukan, petugas atau Pimpinan menghubungi Nasabah melalui telepon (bila dianggap perlu mendatangi langsung Nasabah) dan kemudian memberikan status pada formulir pengaduan dan daftar pengaduan bahwa permasalahan telah terselesaikan.

2 hari setelah pengaduan disampaikan

Untuk pengaduan yang belum terselesaikan sampai dengan 2 hari kerja dan masih memerlukan waktu untuk penyelesaiannya, petugas melakukan konfirmasi kepada Nasabah bahwa pengaduan masih dalam proses penyelesaian.

2 hari setelah pengaduan disampaikan. Pengaduan lisan ditingkatkan menjadi pengaduan tertulis dan meminta Nasabah atau perwakilan Nasabah melengkapi pengaduan dengan foto copy identitas pengadu.

Mengarsipkan formulir pengaduan jika status sudah selesai

1 hari setelah permasalahan dinyatakan dengan status selesai

AKTIFITAS

STANDAR PELAYANAN

TERTULIS

Apabila pengaduan disampaikan oleh Nasabah melalui surat / fax / email / website

Petugas harus menyelesaikan pengaduan dalam waktu maksimal 20 hari kerja yang dihitung sejak tanggal pencatatan pengaduan oleh Bank.

Petugas mencatat pengaduan pada formulir pengaduan dan pada daftar pengaduan dan dilengkapi dengan fotocopy identitas pengadu dan dokumen pendukung lainnya.

Pada hari yang sama, sejak surat diterima

Memverifikasi surat / fax / email / website yang diterima.

Pada hari yang sama, sejak surat diterima

Mengirim surat tanda terima pengaduan ke pengadu.

Maksimal 1 hari setelah pengaduan tertulis diterima.

Untuk pengaduan yang tidak dapat diselesaikan, kirimkan formulir pengaduan kepada kewenangan yang lebih tinggi.

1 hari setelah penerimaan surat pengaduan.

Pejabat yang lebih tinggi menyelesaikan pengaduan tersebut.

1 hari setelah pengiriman pengaduan pada kewenangan yang lebih tinggi

Apabila pejabat yang lebih tinggi tetap tidak bisa menyelesaikan permasalahan, maka formulir pengaduan diserahkan kepada kantor wilayah (lihat prosedur pengaduan operasional dan non operasional) dan tembusan kepada Divisi Layanan.

1 hari formulir sudah harus diterima unit operasional terkait semenjak pejabat yang lebih tinggi menyatakan tidak dapat menyelesaikan permasalahan (surat / fax / email / website)

Apabila pengaduan dapat diselesaikan ditingkat kewenangan yang lebih tinggi maka laporan penyelesaian diserahkan ke cabang pengirim pengaduan.

1 hari formulir sudah harus diterima cabang semenjak permasalahan sudah bisa diselesaikan (surat, fax, email dan website)

Petugas Cabang menyiapkan jawaban penyelesaian pengaduan ke Nasabah.

Dalam 1 hari sudah harus dibuatkan konsep jawaban dan diserahkan ke pimpinan.

Tanggapan pengaduan dikirim ke Nasabah.

Konsep jawaban telah ditandatangani pimpinan dan pada hari yang sama dikirimkan secara tertulis ke Nasabah atau perwakilan Nasabah.

Memberikan status pada formulir pengaduan dan daftar pengaduan bahwa permasalahan sudah dinyatakan selesai

Pada hari yang sama setelah jawaban dikirim ke Nasabah. Bila penyelesaian pengaduan tidak dapat diselesaikan, penyelesaian pengaduan dapat diperpanjang maksimal 20 hari kerja lagi dengan sebelumnya mengirim pemberitahuan ke Nasabah.

Mengarsip formulir pengaduan yang sudah diberikan status selesai

Maksimal 1 hari setelah diberikan status selesai

AKTIFITAS

STANDAR PELAYANAN

MEDIA MASSA

Apabila pengaduan disampaikan oleh Nasabah melalui media massa.

Petugas harus menyelesaikan pengaduan dalam waktu 1 hari kerja

Cabang yang bermasalah mencatat pengaduan pada formulir pengaduan dan pada daftar pengaduan.

Pada hari yang sama, sejak pengaduan diterbitkan di media massa

Mengumpulkan data dan menganalisa permasalahan untuk segera diselesaikan.

Pada hari yang sama, sejak pengaduan diterbitkan di media massa.

Pimpinan menghubungi atau mendatangi Nasabah untuk meminta maaf dan mengklarifikasi permasalahan.

Pada hari yang sama saat pengaduan di terbitkan di media massa.

Petugas membuat relaas peristiwa dan call memo penyelesaian pengaduan dan menyampaikan melalui faxsimili ke Div. Layanan.

Pada hari yang sama saat pengaduan di terbitkan di media massa.

Untuk pengaduan yang tidak bisa diselesaikan di cabang, berkoordinasi dengan Wilayah setempat. Dan dilaporkan penyelesaiannya ke Divisi Layanan.

Maksimal 3 hari kerja setelah pengaduan diterbitkan dimedia dan telah mendapat penyelesaian permasalahan.

Divisi Layanan, membuat laporan penyelesaian dan diserahkan ke Divisi Komunikasi Perusahaan untuk dikirim ke media massa yang sama.

Maksimal 1 hari kerja dan sudah disampaikan ke media massa dimaksud.

Memberikan status pada formulir pengaduan dan daftar pengaduan bahwa permasalahan sudah selesai

Pada hari yang sama, sejak laporan penyelesaian di serahkan ke Wilayah / Divisi / Unit operasional terkait untuk diterbitkan ke media massa.

Mengarsip formulir pengaduan yang sudah diberikan status selesai

Setelah jawaban tanggapan diterbitkan di media massa.

IV. KESIMPULAN

1. Cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan memberikan tingkat kepuasan yang tinggi pada pelanggan, kepuasan pelanggan akan membangun loyalitas yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan. Hasil survey Marketing Research Indonesia (MRI) membuktikan kepuasan nasabah/pelanggan berdampak positif terhadap profit perusahaan.

2. Tujuan utama dari kepuasan pelanggan adalah untuk membangun dan memperbaiki loyalitas pelanggan serta mempertahankan pelanggan yang ada. Kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam menciptakan kepuasan nasabah (customer satisfaction). Untuk itu bank-bank gencar meningkatkan kualitas customer service, pelayanan phone banking dan e banking, dan program kualitas pelayanan lain. Semua itu bermuara untuk menciptakan kepuasan nasabah/pelanggan.

3. XYZ Sebagai perusahaan publik yang bergerak pada bidang jasa layanan perbankan, upaya peningkatan mutu pelayanan sudah sejak lama dicanangkan melalui konsep-konsep service excellence atau pelayanan prima yang diterjemahkan dan ditransformasikan menjadi budaya melayani (service culture).

4. Dalam proses transaksi Perbankan, pengaduan akan selalu timbul sepanjang petugas Bank tidak memberikan pelayanan yang baik terhadap nasabahnya. Penyelesaian pengaduan memberikan peluang untuk mengubah Nasabah yang tidak puas menjadi puas. Namun kelambatan penanganan pengaduan akan membuat nasabah tersebut kecewa dan pindah ke bank lain atau dapat menurunkan citra perusahaan dimata publik (reputasi bank akan jelek). Untuk penganan pengaduan nasabah diperlukan suatu standar pelayanan penyelesaian pengaduan yang harus dipatuhi oleh segenap lini perusahaan (mulai dari lower manajemen sampai dengan top manajemen).

5. Strategi mengimplementasikan suatu manajemen yang berorientasi pada pelanggan secara mendasar dan sejak awal harus dilaksanakan dengan komitmen penuh oleh para CEO beserta seluruh eselon manajemen puncak, kemudian menyusul semua tingkat menajemen madya dan manajemen operasional.

6. Hubungan interpersonal dalam setiap organisasi sangat penting dan menentukan harmoni synergi organisasi maupun dalam konteks kerjasama tim.

REFERENSI

1. Ismail Mohamad, “Penyusunan Standar Pelayanan Publik”, Lembaga Administrasi Negara, Jakarta 2003.

2. Vincent Gaspersz, ”Manajemen Kualitas Dalam Industri Jasa”, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1997.

3. Hermawan Kartajaya, Yuswohady, Anke Dwi Saputro ”Transform” (Perjalanan BNI Menjadi Bank Kebanggaan Nasional), MarkPlus&Co, Jakarta, 2006.

4. Majalah ”InfoBank” Edisi April 2006

5. http://www.InfoBankNews.com tanggal 05 Jun 2006

====000====

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Gaji Papa Berapa?

18 Maret 2009 at 16:14 (Spiritual)

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama. “Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya. Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang.  Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?” “Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?” “Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sarah singkat. “Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?” Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya. “Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong” katanya. “Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andrew. Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Sarah kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak?” “Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”. “Tapi Papa…” Kesabaran Andrew pun habis. “Papa bilang tidur !” hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya. Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih” jawab Andrew “Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”. “lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andrew lembut. “Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Sarah polos. Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli”kebahagiaan anaknya.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Mendidik Anak Tanpa Kekerasan

12 Maret 2009 at 05:10 (Uncategorized)

Berikut adalah e-mail yang dikirmkan oleh Sekolah Orang Tua kepada saya via email, yang saya teruskan kepada pembaca sekalian.

Selamat bertemu kembali di Newsletter Hypnoparenting. Edisi kali ini edisi #03 berjudul “Mendidik Anak Tanpa Kekerasan”.

Seringkali orangtua menanyakan ke saya “Anak saya ini kalau diomongin susah nurutnya, bagaimana sih caranya agar anak nurut dengan orangtua? Apa musti dipukul dulu baru nurut?” Mendengar pertanyaan ini, seringkali saya jawab dengan singkat “Kenapa musti harus dengan kekerasan?”. Dan seringkali saya menceritakan kisah di bawah ini agar mereka mengerti apa maksudnya Mendidik Anak Tanpa Kekerasan.

Pada suatu hari Dr. Arun Gandhi, cucu Mahatma Gandhi, memberi ceramah di Universitas Puerto Rico. Ia menceritakan suatu kisah dalam hidupnya:

Waktu itu saya masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orangtua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakek saya, di tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika Selatan. Kami tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tak heran bila saya dan dua saudara perempuan saya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.

Pada suatu saat, ayah meminta saya untuk mengantarkan beliau ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan, saya sangat gembira dengan kesempatan itu. Tahu bahwa saya akan pergi ke kota, ibu memberikan daftar belanjaan yang ia perlukan. Selain itu, ayah juga meminta saya mengerjakan beberapa pekerjaan tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel.

Pagi itu setiba di tempat konferensi, ayah berkata “Ayah tunggu kau di sini jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama.”

Segera saja saya menyelesaikan berbagai pekerjaan yang diberikan oleh ayah dan ibu. Kemudian saya pergi ke bioskop. Wah, saya benar-benar terpikat dengan dua permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam menunjuk pukul 17.30, langsung saya berlari menuju bengkel mobil dan buru-buru menjemput ayah yang sudah menunggu saya. Saat itu sudah hampir pukul 18.00!!!

Dengan gelisah ayah menanyai saya “Kenapa kau terlambat?”. Saya sangat malu untuk mengakui bahwa saya menonton bioskop sehingga saya menjawab, “Tadi mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu.”

Padahal, ternyata tanpa sepengetahuan saya, ayah telah menelepon bengkel mobil itu. Dan ayah tahu kalau saya berbohong. Lalu ayah berkata “Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan engkau sehingga engkau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran pada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, biarkanlah ayah pulang berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik-baik.”

Lalu dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya, ayah mulai berjalan kaki pulang ke rumah. Padahal hari sudah gelap dan jalanan sama sekali tidak rata. Saya tidak bisa meninggalkan ayah, maka selama lima setengah jam, saya mengendarai mobil pelan-pelan di belakang beliau, melihat penderitaan yang dialami beliau hanya karena kebohongan bodoh yang saya lakukan.

Sejak itu saya tidak pernah berbohong lagi. Seringkali saya berpikir mengenai kejadian ini dan merasa heran. Seandainya ayah menghukum saya, sebagaimana kita menghukum anak-anak kita, maka apakah saya akan mendapat sebuah pelajaran mengenai mendidik tanpa kekerasan ? Kemungkinan saya akan menderita atas hukuman itu, menyadarinya sedikit dan melakukan hal yang sama lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru terasa kemarin. Itulah kekuatan bertindak tanpa kekerasan.

Ketika kita berhasil menancapkan suatu pesan yang sangat kuat di bawah sadar seorang anak maka informasi itu akan langsung mempengaruhi perilakunya. Itulah salah satu bentuk hypnosis
yang sangat kuat. Apakah hal sebaliknya bisa terjadi? Ya bisa saja! Oleh karena itu kita perlu keyakinan penuh dalam melakukannya sehingga hasil positif yang kita inginkan pasti tercapai. Hal ini memerlukan pemikiran yang mendalam dan kesadaran diri yang kuat dan terlatih. Janganlah bertindak karena reaksi spontan belaka dan kemudian menyesal setelah melakukannya.

Jika kita mau berpikir sedikit ke belakang ke masa di mana anak-anak kita masih kecil sekali maka di masa itulah semua “bibit” perilaku dan sikap ditanamkan. “Bibit” perilaku dan sikap inilah yang kelak akan mewarnai kehidupan remaja dan dewasanya. Siapakah yang menanamkan “bibit” perilaku dan sikap itu untuk pertama kalinya? Ya Anda pasti sudah tahu jawabnya, kitalah orangtua yang menanamkan segala macam “bibit” perilaku dan sikap itu.

Bagaimana jika sebagian besar waktu anak dihabiskan dengan pengasuhnya (baby sitter). Ya berdoalah semoga pengasuh anak Anda mempunyai pemikiran bijaksana dan bisa mempengaruhi anak Anda secara positif. Berharaplah pengasuh anak (baby sitter) Anda mengerti cara kerja pikiran dan mengerti bagaimana bersikap, berucap dan bertindak dengan baik agar anak Anda memperoleh”bibit” sikap dan perilaku yang baik.

Seseorang bisa menjadi baik atau buruk pasti karena sesuatu “sebab”. Perilaku, ucapan sikap, dan pikiran yang baik atau buruk hanyalah suatu rentetan “akibat” dari suatu “sebab” yang telah ditanamkan terlebih dahulu. Mungkinkah terjadi “akibat” tanpa “sebab”? Mungkinkah anak kita berbohong tanpa sebab, mungkinkah anak kita “nakal” tanpa sebab, mungkinkah anak kita rewel tanpa sebab? Sebagai orangtua kita wajib mencari tahu apa penyebabnya.Tidaklah pantas sebagai orangtua kita langsung bereaksi spontan begitu saja tanpa memikirkan apa yang baru saja kita perbuat. Bukankah ini akan memberi contoh baru bagi anak kita tentang bagaimana bertindak dan bersikap?

Sewaktu kita mempunyai anak maka kita menjadi orangtua, tetapi kita tidak pernah punya pengalaman menjadi orangtua. Kita mempunyai pengalaman menjadi anak. Jadi kita harus mendidik diri kita sendiri dengan belajar dari anak-anak. Bukan belajar dari apa yang dilakukan orangtua pada kita. Ingatlah perasaan sewaktu kita masih menjadi anak-anak. Amati mereka dan tanggapilah dengan penuh perhatian apa yang mereka inginkan. Pengharapan, perlakuan dan pengakuan seperti apa yang kita inginkan dari orangtua yang tidak pernah terpenuhi?

Perlakukan anak-anak seperti kita ingin diperlakukan! Jangan perlakukan anak-anak seperti apa yang dilakukan orangtua pada kita.
Pastikan anda membaca Newsletter Hypnoparenting edisi berikutnya.
Salam Sukses,
Ariesandi dan Sukarto

Sekolah Orangtua
Pusat Pendidikan Keluarga
Website : www.SekolahOrangtua.com
Email : cs@sekolahorangtua.com

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Next page »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.